IHSG Meroket! Tembus 5.900, Ini Pemicunya!
Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan hari Rabu dengan performa yang sangat impresif, melonjak tajam hingga menembus level psikologis 5.900. Optimisme investor mendorong indeks acuan ini naik signifikan 155,73 poin atau setara 2,71 persen, mengakhiri sesi di posisi 5.902,38.

Kenaikan IHSG ini diiringi oleh aktivitas perdagangan yang masif di Bursa Efek Indonesia. Tercatat, sebanyak 600 saham berhasil membukukan penguatan, jauh melampaui 156 saham yang terkoreksi dan 203 saham yang tidak bergerak. Total nilai transaksi harian mencapai angka fantastis Rp31,4 triliun, melibatkan pertukaran 42,6 miliar lembar saham, menunjukkan gairah pasar yang luar biasa.
Sentimen positif tidak hanya terbatas pada IHSG. Indeks-indeks sektoral utama lainnya juga turut berpesta hijau. Indeks LQ45 melonjak 3,54 persen ke level 589, diikuti oleh JII yang menguat 1,22 persen ke 351. Sementara itu, IDX30 melesat 3,87 persen ke 335, dan MNC36 turut naik 3,50 persen ke 258. Hebatnya, seluruh 11 indeks sektoral menunjukkan performa positif, mulai dari konsumer nonsiklikal, keuangan, properti, teknologi, kesehatan, energi, konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, transportasi, hingga industri, semuanya kompak ditutup di zona hijau.
Di tengah euforia pasar, beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan paling signifikan dan menjadi primadona investor. Saham PT Multitrend Indo Tbk (BABY) memimpin daftar top gainers dengan lonjakan fantastis 35 persen, mencapai Rp189 per saham. Disusul oleh PT First Media Tbk (KBLV) yang meroket 34,85 persen ke Rp88, dan PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) yang tidak kalah impresif dengan kenaikan 34,59 persen, menutup perdagangan di Rp214.
Namun, tidak semua saham bernasib sama. Beberapa emiten harus rela terjerembap ke zona merah dan masuk daftar top losers. PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) menjadi yang paling terpukul dengan penurunan 14,69 persen ke Rp122. Kemudian, PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) juga anjlok 12,20 persen ke Rp5.575, serta PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) yang terkoreksi 12,09 persen, ditutup di harga Rp1.490.
(Feby Novalius/Tim Redaksi chapnews.id)

