Ads - After Header

Ahmad Dewatara

Misteri Selat Sunda: 8 Orang Hilang, TNI AL Turunkan Armada Perang!

Chapnews – Nasional – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan kekuatan penuh, termasuk tiga kapal perang utama, dalam upaya pencarian delapan orang yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda. Delapan individu tersebut, yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga awak kapal, sebelumnya sedang dalam misi peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).

Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pengerahan armada tempur ini diharapkan dapat memperkuat operasi pencarian yang sedang berlangsung. Tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) yang menjadi ujung tombak operasi ini adalah KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, dan KRI Lepu-861. Tak hanya itu, Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten juga turut berkontribusi dengan mengerahkan Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer I.3-64 serta Rigid Hulled Inflatable-Boat (RHIB) Peucang. Kedua aset ini bertugas menyisir sektor-sektor perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan rombongan tersebut.

Dukungan juga datang dari Lanal Lampung yang menyiapkan KAL Siaga. Kapal ini tidak hanya membantu memperluas area penyisiran, tetapi juga sekaligus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang menjadi objek peliputan para jurnalis. TNI AL menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan seluruh kemampuan operasional hingga seluruh korban ditemukan.

Insiden ini bermula pada Senin, 7 September, ketika rombongan delapan orang tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan sebuah speed boat. Mereka berencana untuk meliput dinamika GAK. Komunikasi terakhir yang tercatat adalah pengiriman titik lokasi oleh salah satu jurnalis pada pukul 14.42 WIB. Namun, hanya berselang 22 menit kemudian, tepatnya pukul 15.04 WIB, kontak dengan rombongan terputus total. Sejak saat itu, keberadaan mereka menjadi misteri yang memicu operasi SAR besar-besaran.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten selaku SAR Mission Coordinator, Al Amrad, mengonfirmasi identitas kedelapan orang yang hilang. Mereka adalah Warta (55) sebagai kapten kapal dan Surakman (60) sebagai anak buah kapal (ABK). Pemandu rombongan diketahui bernama Heriyanto (49). Sementara itu, lima jurnalis yang berada di dalam speed boat tersebut adalah M Bagus Khoirunnas dari LKBN ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal, seorang pewarta lepas. Tim SAR kini bekerja keras berdasarkan titik komunikasi terakhir dan lokasi yang diketahui untuk menemukan mereka.


Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer