Chapnews – Nasional – Tragedi pilu kembali menyelimuti Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Ibu korban mutilasi, yang anaknya menjadi salah satu dari dua jasad yang ditemukan di dalam sumur, meninggal dunia setelah melihat lokasi penemuan tersebut. Informasi ini dihimpun chapnews.id dari berbagai sumber, Jumat (20/6/2025).
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menjelaskan bahwa ibu korban mengalami pingsan saat menuju sumur milik terduga pelaku, SJ (25), tempat dua mayat ditemukan. Sayangnya, ibu korban tak mampu bertahan dan meninggal dunia pada Kamis (19/6/2025) pagi. Kejadian ini menambah kesedihan mendalam bagi keluarga korban.

Polisi telah melakukan autopsi terhadap kedua jenazah di dalam sumur. Kedua korban diduga hilang sekitar satu tahun lalu. Selain itu, autopsi juga dilakukan terhadap korban mutilasi berinisial SA, yang jasadnya ditemukan di Sungai Batang Anai setelah dimutilasi. Terduga pelaku, SJ, telah ditangkap, namun belum ditetapkan sebagai tersangka karena polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
Motif pembunuhan SA, menurut pengakuan SJ, dilatarbelakangi oleh sakit hati karena korban tak kunjung membayar hutang sebesar Rp 3,5 juta. Namun, motif mutilasi dan pembunuhan terhadap korban lain masih dalam penyelidikan intensif. Polisi masih berupaya mengungkap seluruh rangkaian peristiwa mengerikan ini dan memastikan keadilan ditegakkan bagi para korban. Kasus ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi sorotan publik atas kekejaman yang terjadi.



