Chapnews – Nasional – Dua penumpang Kereta Api Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng mengalami luka akibat serpihan kaca jendela yang pecah setelah kereta tersebut dilempari batu oleh orang tak bertanggung jawab. Peristiwa nahas ini terjadi Minggu (6/7) saat kereta api bernomor 88F itu melintas di antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot. Video detik-detik kejadian yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kepanikan penumpang saat kaca jendela kereta tiba-tiba hancur.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun chapnews.id, dua penumpang yang menjadi korban langsung mendapatkan perawatan medis setibanya kereta di Stasiun Solo Balapan. Pihak Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan telah memberikan penanganan awal kepada para korban dan memastikan mereka mendapatkan perlindungan asuransi. Lebih lanjut, KAI juga akan menanggung seluruh biaya perawatan kesehatan kedua penumpang tersebut di rumah sakit yang berada di Surabaya.

Kejadian ini tentu saja mengundang kecaman publik. Aksi vandalisme yang membahayakan keselamatan penumpang ini menjadi sorotan dan mendesak pihak berwajib untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap pelakunya. KAI sendiri tengah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan berharap pelaku segera dapat diproses secara hukum. Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api serta perlunya langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.


