Chapnews – Nasional – Hujan deras yang mengguyur Jakarta Selasa (12/8) malam mengakibatkan sejumlah layanan Transjakarta mengalami keterlambatan signifikan. Kemacetan pascahujan membuat antrean penumpang mengular panjang, bahkan hingga keluar dari halte. Salah satu titik yang paling parah adalah Halte CSW di kawasan simpang Panglima Polim-Trunojoyo-Sisingamaraja-Kyai Maja, Jakarta Selatan. Halte yang merupakan hub Transjakarta dan MRT ini dipenuhi penumpang yang mengantre hingga dua lantai, seperti terlihat dalam unggahan viral di media sosial.
"Lihat CSW, gila ternyata antre juga, dan terlihat panjang," ujar Alya, seorang pengguna jalan yang melintas di bawah Halte CSW kepada chapnews.id. Akun Instagram @jktinfo turut mengunggah video yang memperlihatkan betapa panjangnya antrean tersebut. PT Transjakarta sendiri melalui akun X-nya mengakui adanya keterlambatan layanan di sejumlah koridor akibat kemacetan.

Koridor 9 (Pluit-Pinang Ranti) dan Koridor 13 (Tegal Mampang-CBD Ciledug) menjadi dua koridor yang paling terdampak. Halte CSW sendiri melayani Koridor 1 (Jakarta Kota-Blok M) dan Koridor 13. Kondisi serupa juga terjadi di Halte Tegal Mampang. Sekitar pukul 18.30 WIB, antrean penumpang di halte tersebut mengular panjang. Seorang petugas Transjakarta menjelaskan keterlambatan disebabkan kemacetan di daerah Petukangan, khususnya pada trayek 13.
"Mohon maaf, kak. Ada keterlambatan di daerah Petukangan, ada kemacetan di sana. Makanya ada penumpukan penumpang," jelas petugas tersebut kepada chapnews.id. Salah satu penumpang, Diza, mengaku menunggu lebih dari 30 menit untuk bisa naik bus setelah mengantre dari luar Halte Tegal Mampang. Ia juga mengeluhkan banyaknya penumpang yang menerobos antrean, semakin memperparah situasi. Kejadian ini menjadi bukti betapa cuaca ekstrem dapat berdampak besar pada sistem transportasi umum di Jakarta.


