Ads - After Header

Rahasia Kekayaan Tanah Indonesia: Negara Kuasai!

Ahmad Dewatara

Rahasia Kekayaan Tanah Indonesia: Negara Kuasai!

Chapnews – Ekonomi – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membuat pernyataan mengejutkan terkait pengelolaan logam tanah jarang di Indonesia. Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/8/2025), Bahlil menegaskan bahwa pengelolaan komoditas berharga ini tidak lagi dibuka untuk umum. Pemerintah, melalui Badan Industri Mineral yang baru dibentuk, akan mengambil alih kendali sepenuhnya.

"Ke depan, kebijakan hulu untuk logam tanah jarang akan berubah. Pengelolaannya tidak lagi diperbolehkan oleh pihak swasta, melainkan dikelola langsung oleh negara," tegas Bahlil. Ia menambahkan bahwa tata kelola khusus tengah disiapkan dan akan segera diumumkan. Langkah ini, menurutnya, diambil mengingat tingginya nilai ekonomis logam tanah jarang.

Rahasia Kekayaan Tanah Indonesia: Negara Kuasai!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Pembentukan Badan Industri Mineral, lanjut Bahlil, difokuskan pada riset dan pengembangan industri untuk memaksimalkan nilai tambah. "Presiden Jokowi mengambil langkah positif dengan membentuk badan ini. Fokusnya pada riset dan pengembangan industri untuk menciptakan nilai tambah, mengingat harga logam tanah jarang yang cukup tinggi," jelasnya.

Dengan demikian, Kementerian ESDM akan berfokus pada penyediaan bahan baku, sementara Badan Industri Mineral akan menentukan produk akhir dan arah pengembangan industri logam tanah jarang di Indonesia. Langkah strategis ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi kekayaan alam Indonesia dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Publik pun menantikan detail aturan pengelolaan baru ini dari pemerintah.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer