Chapnews – Ekonomi – Literasi keuangan menjadi kunci utama bagi UMKM untuk naik kelas. Hal ini ditegaskan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang tengah gencar membina UMKM sektor kelautan dan perikanan, sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo untuk membangkitkan ekonomi desa berbasis koperasi. KKP bahkan telah menyiapkan modul khusus untuk memandu UMKM dalam mengelola keuangan mereka.
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Tornanda Syaifullah, menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan yang baik akan memudahkan akses UMKM terhadap pembiayaan. Oleh karena itu, KKP fokus membina UMKM di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kepulauan Riau, wilayah dengan konsentrasi UMKM yang besar, termasuk kelompok usaha komunal. "Pembinaan tidak hanya menyasar individu, tetapi juga memperkuat ekosistem usaha bersama," tegas Tornanda pada Rabu (10/9/2025).

Lebih lanjut, dari 329 UMKM yang telah disurvei melalui kuesioner yang menilai enam aspek utama – pengetahuan dasar, keuangan pribadi, keuangan usaha, teknologi dan inovasi keuangan, sikap keuangan, dan pengambilan keputusan – terlihat betapa pentingnya literasi keuangan bagi keberhasilan usaha. Program pendampingan bertahap, dengan melibatkan penyuluh perikanan sebagai garda terdepan, menjadi strategi kunci dalam upaya KKP mendorong kemajuan UMKM di sektor kelautan dan perikanan.


