Chapnews – Ekonomi – Pasar properti hunian di Indonesia menunjukkan sinyal positif pemulihan setelah melewati masa sulit. Laporan Savills Asia Pacific Real Estate Investment Q2 2025 mencatat keseimbangan mulai tercipta, meski pemulihannya masih gradual. Hal ini diperkuat oleh survei Property Outlook 2025 dari Knight Frank Indonesia yang dirilis awal tahun ini, yang menunjukkan optimisme pelaku usaha, khususnya di segmen rumah tapak.
Data Bank Indonesia pun mendukung tren ini. Indeks Harga Properti Perumahan (IHPP) pada kuartal II-2025 naik tipis ke angka 110,13 poin dari 109,93 poin kuartal sebelumnya. Kenaikan yang moderat ini mengindikasikan stabilitas pasar dan pemulihan daya beli masyarakat secara bertahap.

"Kami optimistis kehadiran unit baru akan memperkuat posisi kami di pasar properti hunian Indonesia," ujar General Manager Sales & Marketing Qualitas Qunci Makmur, Alfian Gani, di Jakarta, Minggu (14/9/2025). Ia menambahkan, "Dengan fasilitas lengkap, lokasi strategis, dan dukungan perbankan, proyek kami akan menjadi pilihan ideal bagi masyarakat yang mencari rumah di kawasan berkembang." Pernyataan ini mencerminkan sentimen positif pelaku usaha terhadap prospek pasar properti ke depan.



