Chapnews – Nasional – Pemerintah menargetkan dekontaminasi Cesium-137 (Cs-137) di Cikande, Serang, Banten, rampung pada Desember 2025. Area industri dan pabrik yang terpapar menjadi fokus utama.
Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menekankan pentingnya penegakan hukum dan regulasi yang kuat. "Tugas kita bukan hanya mengatasi kontaminasi fisik, tetapi juga membangun fondasi regulasi yang kuat agar kejadian serupa tidak terulang," ujarnya usai apel kesiapsiagaan di Polsek Cikande, Senin (13/10).

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Radiasi Radionuklida Cs-137 telah memulai dekontaminasi di sepuluh titik utama. Targetnya, penyelesaian bertahap dalam satu bulan, dengan jaminan keamanan lingkungan.
Pemerintah mendukung penelusuran sumber radiasi, diduga dari limbah Cs-137. Dua kemungkinan sumber adalah impor scrap besi/baja dan kebocoran limbah komersial. BRIN dan Bapeten memberikan dukungan penuh dalam penyelidikan.
Pengawasan potensi bahaya radiasi diperketat melalui revisi kebijakan. Pemerintah menghentikan sementara rekomendasi impor scrap besi/baja hingga sistem pengawasan dan keamanan maksimal.
Pengelola Kawasan Industri Modern Cikande wajib mendukung operasional penyimpanan sementara darurat di PT PMT, yang diharapkan beroperasi pada 2026. Penanganan kesehatan masyarakat dilakukan oleh Pemprov Banten, Kabupaten Serang, Kemenkes, Kemenaker, dan Kemensos.



