Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya akun Telegram palsu yang menyasar para investor. Modus penipuan investasi bodong ini semakin merajalela, dengan puluhan akun fiktif yang berpotensi merugikan korban, bahkan mencatut nama platform investasi resmi seperti Pluang.
Para penipu ini lihai memanfaatkan janji keuntungan instan dari investasi kripto dan saham. Mereka menawarkan "kesempatan cuan cepat", mengajak masuk ke "grup eksklusif" yang menjanjikan pendampingan trading ilegal, hingga bujuk rayu untuk menitipkan dana investasi. Akun-akun palsu ini kerap meniru logo dan identitas visual resmi Pluang, membuat calon korban sulit membedakan mana yang asli dan palsu.

Menurut laporan yang diterima chapnews.id, upaya penipuan ini menjanjikan profit fantastis dalam waktu singkat tanpa risiko, sebuah iming-iming yang seringkali menjadi jebakan bagi mereka yang kurang waspada.
Untuk menghindari jebakan investasi bodong ini, chapnews.id merangkum beberapa ciri-ciri akun penipuan yang wajib Anda waspadai:
- Mengirim Pesan Pribadi (DM) Terlebih Dahulu: Akun resmi dari platform investasi terkemuka seperti Pluang tidak akan pernah menghubungi pengguna secara personal untuk menawarkan produk investasi. Komunikasi resmi biasanya dilakukan melalui siaran massal atau kanal resmi yang terverifikasi.
- Janji Keuntungan Tidak Realistis: Waspada terhadap tawaran profit yang sangat tinggi dalam waktu singkat tanpa disertai informasi risiko yang jelas. Investasi selalu memiliki risiko, dan janji "pasti untung" adalah tanda bahaya besar.
- Permintaan Transfer Dana di Luar Aplikasi Resmi: Pelaku akan meminta Anda mengirimkan dana ke rekening pribadi, dompet digital non-resmi, atau bahkan mengajak transfer antar pengguna. Semua transaksi investasi yang sah selalu dilakukan melalui sistem pembayaran resmi dalam aplikasi.
- Arah Komunikasi dan Tautan Mencurigakan: Akun penipu seringkali meminta data pribadi yang bersifat rahasia atau mengarahkan pengguna ke situs web yang bukan merupakan domain resmi platform investasi. Selalu pastikan URL yang Anda akses adalah situs resmi.
- Menyamar sebagai Admin atau Official: Perhatikan nama pengguna (username). Akun palsu seringkali menggunakan nama yang sangat mirip dengan akun resmi, namun ditambahi angka atau karakter unik, contohnya "pluang_tradingg" atau "pluang_investasi01". Selalu verifikasi keaslian akun melalui kanal resmi perusahaan.
Jurnalis Feby Novalius, pada Kamis, 01 Januari 2026, mengingatkan, kewaspadaan adalah kunci utama. Sebelum tergiur dengan iming-iming keuntungan besar, selalu lakukan verifikasi silang terhadap informasi yang diterima. Laporkan segera akun-akun mencurigakan kepada pihak berwenang atau platform terkait untuk mencegah lebih banyak korban berjatuhan. Jangan biarkan diri Anda menjadi target berikutnya dari investasi bodong yang merugikan.


