Chapnews – Nasional – Jakarta – Setelah merayakan momen pergantian tahun, warga Jabotabek diimbau untuk bersiap menghadapi gelombang puncak arus balik yang diperkirakan akan membanjiri jalan tol pada Minggu, 4 Januari 2026. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi lonjakan signifikan kendaraan seiring berakhirnya masa libur Tahun Baru 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menyatakan bahwa akhir pekan ini menjadi titik krusial bagi arus kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabotabek. "Kami memprediksi puncak arus kembali ke wilayah Jabotabek akan terjadi pada akhir pekan ini, yakni Minggu (4/1)," ujar Rivan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/1), menekankan pentingnya persiapan matang dari seluruh pihak.

Untuk mengantisipasi potensi kepadatan yang tinggi, Jasa Marga telah menyiapkan berbagai strategi operasional. Langkah-langkah tersebut meliputi optimalisasi layanan di seluruh ruas tol, pengaturan lalu lintas khusus di titik-titik yang rawan kemacetan, serta kesiapan penuh petugas dan sarana pendukung di lapangan.
Koordinasi erat juga terjalin dengan pihak kepolisian. Jasa Marga siap mendukung penuh setiap rencana rekayasa lalu lintas yang dianggap perlu, sesuai dengan diskresi kepolisian, demi kelancaran dan keamanan arus kendaraan.
Rivan juga mengingatkan para pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan mereka dengan bijak. "Atur jadwal perjalanan secara cermat dan manfaatkan waktu di luar jam-jam padat guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas," imbaunya, demi menghindari penumpukan kendaraan yang tidak perlu.
Sejak Kamis (1/1) pukul 06.00 WIB hingga Sabtu (3/1) pukul 06.00 WIB, tercatat sudah 324.208 kendaraan yang kembali ke Jabotabek. Angka ini merupakan akumulasi dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).
Volume lalu lintas ini menunjukkan peningkatan sebesar 16,24 persen dibandingkan kondisi normal, yang biasanya hanya sekitar 278.918 kendaraan. Distribusi kendaraan kembali ke Jabotabek didominasi dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) dengan 147.817 kendaraan (45,59%), diikuti dari arah Barat sebanyak 90.590 kendaraan (27,94%), dan dari arah Selatan atau Puncak sebanyak 85.801 kendaraan (26,46%).
Rivan kembali menekankan pentingnya perencanaan matang bagi para pengguna jalan tol. "Antisipasi perjalanan periode libur Nataru 2025/2026 dengan baik, rencanakan perjalanan Anda, dan manfaatkan informasi lalu lintas terkini secara real time melalui aplikasi Travoy," pesannya, demi kelancaran dan kenyamanan bersama.


