Chapnews – Ekonomi – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menunjukkan ketegasannya dalam memastikan kualitas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di berbagai lokasi di Pulau Jawa. Ia tak segan meminta perbaikan langsung di tempat jika menemukan pekerjaan yang dinilai kurang memuaskan, menegaskan tidak ada toleransi bagi kontraktor yang abai terhadap standar kualitas.
Dalam kunjungan kerjanya, Menteri Trenggono secara langsung meninjau progres pembangunan KNMP yang rata-rata telah mencapai di atas 90 persen. Namun, ia menekankan bahwa angka progres tidak boleh mengorbankan kualitas. "Saya lihat beberapa kualitas pekerjaannya perlu diperbaiki. Saya minta kontraktor segera perbaiki," tegas Menteri Trenggono kepada awak media usai meninjau KNMP di Desa Poncosari, Kabupaten Bantul, DIY, seperti dilansir chapnews.id.

Penekanan pada detail dan kualitas ini bukan tanpa alasan. Proyek KNMP dirancang untuk menjadi pusat aktivitas ekonomi nelayan yang terintegrasi, menyediakan berbagai fasilitas penunjang guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Di KNMP Poncosari, misalnya, KKP telah menyiapkan infrastruktur yang komprehensif.
Infrastruktur bangunan yang tersedia meliputi kantor pengelola, kios perbekalan, gudang beku, pabrik es, shelter coolbox, bengkel nelayan, balai nelayan, sentra kuliner, hingga shelter perbaikan jaring. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung seluruh mata rantai kegiatan perikanan, mulai dari produksi hingga pemasaran.
Tak hanya itu, sarana prasarana rantai dingin juga menjadi prioritas, dengan adanya mesin gudang beku portabel, pabrik es portabel, mobil berpendingin, serta puluhan unit coolbox. Untuk menunjang kegiatan penangkapan ikan, KKP juga menyediakan 10 unit kapal di atas 5 GT, 100 unit mesin kapal, serta ratusan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan.
Menteri Trenggono juga memastikan bahwa seluruh fasilitas perikanan ini nantinya akan dikelola secara profesional oleh pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, demi keberlanjutan dan kemanfaatan maksimal bagi nelayan. Sebelum ke Poncosari, ia juga telah meninjau pembangunan KNMP di Kabupaten Purworejo, Kabupaten Pati, dan Cirebon, menunjukkan komitmen KKP dalam mengawal proyek strategis ini di berbagai wilayah.
Sikap tanpa kompromi Menteri Trenggono ini menjadi sinyal kuat bagi seluruh kontraktor dan pihak terkait bahwa kualitas adalah harga mati dalam setiap proyek pembangunan yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat. KKP bertekad menghasilkan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga berkualitas tinggi dan berkelanjutan.


