Skandal Tabung Pink di Apartemen Lula Lahfah: Polisi Buru Penjual!
Chapnews – Nasional – Kepolisian Daerah Metro Jaya berkomitmen untuk terus mendalami asal-usul tabung whip pink berukuran 2.050 gram yang ditemukan dalam kondisi kosong di apartemen selebgram Lula Lahfah. Penelusuran ini tetap dilakukan, meski proses penyelidikan terkait penyebab meninggalnya Lula Lahfah telah resmi dihentikan karena tidak ditemukan unsur pidana.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa penyidik akan menelusuri dari mana tabung tersebut dipesan. "Penyidik pasti mendalami dari mana pesanan tabung itu berasal," kata Budi dalam konferensi pers pada Jumat (30/1). Ia bahkan mengindikasikan bahwa beberapa platform penjualan produk serupa telah menghapus akun mereka. "Mungkin rekan-rekan juga bisa melihat ada satu platform yang memang menjual itu, sekarang sudah menurunkan akunnya," tambahnya, menyoroti potensi peredaran produk tersebut secara daring.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menjelaskan detail bagaimana tabung whip pink tersebut sampai ke apartemen Lula. Hasil koordinasi dengan pihak keamanan apartemen mengungkap bahwa tabung itu diantar dan diterima oleh asisten rumah tangga (ART) Lula berinisial A. "Kita kerja sama dengan sekuriti dari pihak apartemen, di mana itu diantar tabung tersebut dan tadi kita saksikan, di mana kita saksikan ada satu kantung yang dibawa oleh saudari A, saudari A itu membawa kantung yang berisi tabung pink tersebut," terang Iskandarsyah.
Sebelumnya, publik dikejutkan dengan kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB. Penemuan jenazah bermula dari kekhawatiran ART yang tidak mendapat respons saat mengetuk pintu kamar. Petugas keamanan kemudian membuka paksa pintu apartemen dan menemukan Lula dalam keadaan terlentang di atas kasur.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI, mengindikasikan bahwa Lula memang sedang dalam kondisi sakit sebelum ditemukan tak bernyawa. Setelah serangkaian penyelidikan dan analisis barang bukti, polisi memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau unsur pidana dalam kematian Lula.
"Tidak ditemukan ada peristiwa pidana dan kita harus melaksanakan penghentian penyelidikan terkait penemuan jenazah saudari LL," tegas AKBP Iskandarsyah. Dengan demikian, penyelidikan kematian Lula Lahfah resmi dihentikan. Jenazah Lula sendiri telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1). Meskipun kasus kematiannya telah ditutup, misteri asal-usul tabung whip pink ini masih terus menjadi fokus penyelidikan pihak kepolisian.



