Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ketapang, yang berlokasi di Sukabangun, kembali menjadi sorotan setelah insiden yang melibatkan salah satu mitra kerjanya. Menyikapi kejadian tersebut, manajemen PLTU secara tegas memperbarui komitmennya terhadap standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta perlindungan maksimal bagi seluruh karyawan dan mitra. Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan untuk menjamin operasional yang aman, efisien, dan sesuai regulasi.
Insiden tragis yang menimpa salah satu mitra kerja, PT Limas Anugrah Steel, di area PLTU Ketapang, Sukabangun, telah memicu keprihatinan mendalam. Manajemen PLTU, melalui Manajer PLTU Ketapang Sukabangun, Zais Ariono, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius yang membutuhkan tindakan konkret.

Zais Ariono menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan PT Limas Anugrah Steel untuk memastikan seluruh hak-hak karyawan yang terdampak musibah terpenuhi. "Seluruh kewajiban normatif, termasuk manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) melalui BPJS Ketenagakerjaan, telah kami pastikan diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, kami juga memberikan santunan duka tambahan sebagai bentuk kepedulian," ungkap Zais, seperti dikutip dari laporan chapnews.id pada Sabtu (31/1/2026).
Menindaklanjuti insiden ini, manajemen PLTU Ketapang berkomitmen penuh untuk memperketat dan memperkuat pengawasan terhadap penerapan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) bagi seluruh mitra kerja, tanpa terkecuali. Langkah ini diambil dengan tujuan utama mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.
Zais Ariono menambahkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi menyeluruh dan berkelanjutan guna memastikan penegasan serta pengetatan pengawasan standar keselamatan kerja berlaku bagi semua mitra, termasuk PT Limas Anugrah Steel, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas K3 secara berkesinambungan.



