Ads - After Header

Pimpinan OJK-BEI Mundur Kompak, IHSG Siap Melejit?

Ahmad Dewatara

Pimpinan OJK-BEI Mundur Kompak, IHSG Siap Melejit?

Chapnews – Ekonomi – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini menjadi sorotan utama pasar setelah Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sejumlah pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara kompak mengumumkan pengunduran diri mereka. Pergantian estafet kepemimpinan di dua lembaga regulator pasar modal ini, ditambah dengan antisipasi rilis data ekonomi nasional, diprediksi akan menjadi katalis kunci yang sangat dinanti oleh para pelaku pasar sepanjang pekan 2-5 Februari 2026.

Menanggapi dinamika ini, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan, menyatakan pandangannya. Menurut David, pergantian pucuk pimpinan otoritas pasar modal merupakan langkah strategis yang berpotensi membawa angin segar dan harapan baru bagi stabilitas serta perkembangan bursa saham Tanah Air.

Pimpinan OJK-BEI Mundur Kompak, IHSG Siap Melejit?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Dengan bekal pengalaman yang komprehensif di sektor jasa keuangan, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membangun sinergi yang kuat. Tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, meningkatkan transparansi, dan memperkuat daya saing pasar modal Indonesia agar semakin progresif di masa mendatang," ujar David dalam risetnya yang diterima chapnews.id di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Selain faktor kepemimpinan, perhatian investor juga akan tertuju pada pengumuman data pertumbuhan ekonomi (Gross Domestic Product/GDP) Indonesia untuk tahun penuh 2025 yang dijadwalkan rilis pekan ini. David Kurniawan menekankan bahwa jika angka resmi GDP mampu melampaui ekspektasi pasar yang saat ini berada di kisaran 5,1 persen hingga 5,2 persen, maka IHSG tidak hanya akan sekadar menguat. Lebih dari itu, indeks berpotensi menciptakan level psikologis baru yang signifikan.

"Apabila angka resminya melampaui ekspektasi, ini akan menjadi dorongan ekstra bagi IHSG. Bukan hanya sekadar singgah di level 9.000, melainkan menjadikannya sebagai lantai baru atau level support yang sangat kuat," tegas David, mengindikasikan potensi penguatan substansial bagi pasar modal Indonesia.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer