Ads - After Header

Terkuak! Sumber Dana Beasiswa LPDP Bikin Melongo!

Ahmad Dewatara

Terkuak! Sumber Dana Beasiswa LPDP Bikin Melongo!

Chapnews – Ekonomi – Bagi ribuan pelajar dan peneliti di Indonesia, beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) adalah gerbang emas menuju pendidikan tinggi berkualitas. Namun, di balik impian tersebut, seringkali muncul pertanyaan: dari mana sebenarnya sumber dana raksasa yang membiayai program prestisius ini? Terungkap, pendanaan LPDP bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan secara khusus melalui skema dana abadi pendidikan.

Skema dana abadi pendidikan ini bukanlah dana belanja langsung, melainkan sebuah investasi permanen yang dirancang untuk menjamin keberlangsungan program pendidikan lintas generasi. Hal ini diatur secara komprehensif dalam Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2021 tentang Dana Abadi di Bidang Pendidikan, yang menggantikan regulasi sebelumnya, Perpres Nomor 12 Tahun 2019. Regulasi ini menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun fondasi pendidikan jangka panjang.

Terkuak! Sumber Dana Beasiswa LPDP Bikin Melongo!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Secara historis, pemerintah memulai inisiatif dana abadi pendidikan ini pada tahun 2010 dengan investasi awal sebesar Rp1 triliun. Angka tersebut terus meningkat signifikan seiring waktu. Konsepnya adalah mengalokasikan sebagian anggaran pendidikan dari APBN sebagai Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) kepada Badan Layanan Umum (BLU) seperti LPDP. Dana ini kemudian dikelola melalui investasi, dan hasil dari pengelolaan investasi itulah yang dimanfaatkan untuk membiayai berbagai program, termasuk beasiswa dan riset.

LPDP sendiri merupakan BLU yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan. DPPN yang disebutkan sebelumnya menjadi cikal bakal dana abadi pendidikan, sebelum kemudian lahir dana abadi lain seperti Dana Abadi Penelitian, Dana Abadi Perguruan Tinggi, dan Dana Abadi Kebudayaan. Berdasarkan Perpres 111/2021, LPDP kini mengemban mandat yang lebih luas, yaitu mengelola seluruh dana abadi di bidang pendidikan, yang mencakup keempat jenis dana abadi tersebut. Dalam menjalankan tugasnya, LPDP berkolaborasi erat dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kementerian Agama, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Komitmen pemerintah terhadap program ini semakin terlihat dengan alokasi anggaran yang fantastis. Pada tahun 2026, anggaran program beasiswa LPDP diproyeksikan mencapai Rp11,07 triliun, yang akan menyasar 5.750 penerima beasiswa baru. Fokus utama diberikan pada bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM), jenjang S2 dan S3, serta pendidikan dokter spesialis, guna mendukung visi pembangunan nasional. Plt Direktur Utama LPDP, Sudarto, mengungkapkan bahwa total dana abadi yang dikelola saat ini telah mencapai angka Rp154,19 triliun. Dari jumlah tersebut, dana abadi pendidikan menyumbang Rp126 triliun, diikuti dana abadi penelitian Rp13 triliun, dana abadi perguruan tinggi Rp10 triliun, dan dana abadi kebudayaan Rp5 triliun. "Sejak 2013, Indonesia telah membangun dana abadi yang kini totalnya mencapai Rp154,19 triliun," ujarnya, seperti dilansir dari chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer