Chapnews – Nasional – Duka mendalam menyelimuti insiden longsoran gunungan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi. Jumlah korban meninggal dunia kini bertambah menjadi enam orang, setelah tim SAR gabungan berhasil menemukan satu jenazah lagi pada Senin (9/3) sore.
Jenazah korban terbaru, yang teridentifikasi bernama Hardianto, ditemukan sekitar pukul 17.50 WIB. Ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, terkubur di pinggir kali yang tertimbun material sampah. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Hardianto segera dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi dan autopsi lebih lanjut.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika, mengonfirmasi penemuan tersebut. "Pukul 17.50 WIB, tim SAR gabungan kembali menemukan korban yang teridentifikasi bernama Hardianto dalam kondisi meninggal dunia di pinggir kali tertumpuk timbunan sampah. Selanjutnya korban dibawa menuju RS Polri Kramat Jati," terang Desiana dalam pernyataan tertulis yang diterima chapnews.id.
Dengan penemuan ini, total korban meninggal dunia akibat bencana longsor di TPST Bantargebang kini mencapai enam jiwa. Selain itu, Desiana juga melaporkan bahwa enam individu lainnya berhasil selamat dari musibah ini. Namun, upaya pencarian masih terus difokuskan pada satu korban yang dilaporkan hilang, bernama Riki.
"Jumlah korban masih terus dalam pendataan berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga yang kehilangan anggotanya," pungkas Desiana, menegaskan bahwa proses pendataan dan pencarian akan terus berlanjut hingga semua korban ditemukan.



