Chapnews – Ekonomi – Jakarta – Sektor pangan nasional tengah dirundung optimisme tinggi. Menteri Pertanian yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memprediksi bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) akan mencapai angka fantastis 4 juta ton pada pekan ini. Sebuah capaian yang, menurut Amran, belum pernah terjadi sepanjang sejarah Republik Indonesia.
Dalam keterangannya yang disampaikan pada Kamis (12/3/2026), Amran mengungkapkan bahwa stok CBP saat ini telah berada di angka 3,9 juta ton. Ia sangat yakin bahwa target 4 juta ton akan tercapai dalam hitungan hari. "Minggu ini Insya Allah 4 juta ton dan 1 bulan ke depan 5 juta ton. Ini belum pernah terjadi selama sejarah Republik Indonesia," tegas Amran, seperti dikutip dari chapnews.id.

Proyeksi peningkatan stok beras ini tidak berhenti sampai di situ. Pemerintah memperkirakan bahwa CBP akan terus melonjak, dengan estimasi mencapai 5,2 juta ton pada bulan April. Bahkan, Amran memproyeksikan potensi stok bisa menyentuh angka 6 juta ton dalam periode April hingga Juni 2026. "Insya Allah bulan 4, 5, 6 (April, Mei, Juni), itu bisa 6 juta ton. (Di April) 5,2 juta ton (itu) estimasi bulan depan," imbuhnya.
Pencapaian luar biasa di awal tahun 2026 ini, menurut Amran, merupakan buah dari progresivitas yang signifikan antara produksi bulanan beras nasional dengan upaya penyerapan setara beras yang dilakukan oleh Perum Bulog. Data dari Bapanas menunjukkan bahwa realisasi pengadaan beras dalam negeri per 11 Maret 2026 telah mencapai 928,2 ribu ton. Angka ini secara signifikan melampaui realisasi pengadaan pada kuartal pertama tahun 2025 yang kala itu hanya berada di 719,3 ribu ton, menunjukkan peningkatan sebesar 208,8 ribu ton.



