Chapnews – Ekonomi – Para investor emas dikejutkan dengan gejolak pasar pada Jumat, 20 Maret 2026. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dilaporkan anjlok signifikan, terkoreksi Rp50.000 per gram, sehingga kini berada di level Rp2.893.000 per gram. Penurunan drastis ini memicu pertanyaan di kalangan pelaku pasar mengenai strategi investasi yang tepat.
Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga yang akan diterima pemilik emas saat menjual kembali logam mulianya juga mengalami koreksi tajam. Tercatat, harga buyback emas Antam turun Rp55.000, kini dipatok Rp2.610.000 per gram. Fluktuasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi mereka yang berencana melakukan transaksi jual-beli emas dalam waktu dekat.

Harga-harga tersebut berlaku untuk pembelian di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Setiabudi One, Jakarta Selatan. Namun, berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia, beberapa jenis emas Antam masih belum tersedia untuk pembelian saat ini, mengindikasikan adanya dinamika stok yang perlu diperhatikan calon pembeli.
Dalam hal regulasi, pemerintah masih menerapkan kebijakan yang meringankan pembeli emas. Saat ini, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak dipungut, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2022. Dengan demikian, nilai PPN tidak akan diperhitungkan dalam total harga pembelian.
Meskipun demikian, pembeli tetap akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 dengan tarif 0,25 persen, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023. Bukti potong PPh 22 ini nantinya akan diterbitkan oleh PT Aneka Tambang Tbk selaku penjual.
Berikut adalah rincian harga emas Antam berdasarkan pecahan per Jumat, 20 Maret 2026, yang dirangkum dari laman resmi Logam Mulia:
- Emas 0,5 gram: Rp1.496.500
- Emas 1 gram: Rp2.893.000
- Emas 2 gram: Rp5.736.000
- Emas 3 gram: Rp8.586.000
- Emas 5 gram: Rp14.280.000
- Emas 10 gram: Rp28.480.000
Penurunan harga yang cukup signifikan ini bisa menjadi sinyal bagi investor yang mencari peluang untuk mengakumulasi aset emas dengan harga yang lebih rendah, atau sebaliknya, menjadi momen untuk meninjau kembali strategi investasi di tengah volatilitas pasar. Tetap pantau informasi terbaru di chapnews.id untuk update pasar keuangan lainnya.


