Ads - After Header

Gebrak! Menkeu Purbaya Siap Sulap PNM Jadi Bank UMKM Raksasa!

Ahmad Dewatara

Gebrak! Menkeu Purbaya Siap Sulap PNM Jadi Bank UMKM Raksasa!

Chapnews – Ekonomi – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana besar yang berpotensi mengubah lanskap pembiayaan UMKM nasional. Mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto, Purbaya berambisi menarik PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari bawah naungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. PNM akan ditransformasi menjadi Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan, dengan visi jangka panjang untuk menjadi bank khusus yang fokus pada pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang lebih efisien. (Anggie Ariesta, chapnews.id – Selasa, 07 April 2026)

Dalam pemaparannya di hadapan Komisi XI DPR pada Senin (6/4/2026), Purbaya secara gamblang menyatakan inisiatifnya. "Saya sedang propose ke Danantara, PNM kasih ke saya (ke Kementerian Keuangan), nanti saya akan jadikan PNM itu penyalur KUR," ujarnya, menandaskan komitmennya untuk mereformasi struktur pembiayaan UMKM di Indonesia.

Gebrak! Menkeu Purbaya Siap Sulap PNM Jadi Bank UMKM Raksasa!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Purbaya menyoroti secara tajam beban anggaran subsidi bunga KUR yang membengkak hingga Rp40 triliun per tahun. Dana sebesar itu, menurutnya, selama ini ‘menguap’ karena skema penyaluran melalui perbankan komersial yang membebankan bunga tinggi. Melalui transformasi PNM menjadi entitas perbankan di bawah naungan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) atau Pusat Investasi Pemerintah (PIP, pemerintah berambisi mengubah ‘dana yang hilang’ tersebut menjadi modal bergulir yang produktif dan berkelanjutan.

"Kalau KUR yang lewat bank-bank itu kan, saya bayar bunga sampai 18 persen. Uangnya hilang setiap tahun Rp40 triliun. Analogi saya gini, yaudah, ini saya ambil ke tempat saya, saya jadikan bank, setiap tahun saya setor Rp40 triliun ke dia (PNM). Jadi anggaran saya nggak bertambah, tapi dia meminjamkan sebagai dana bergulir, dengan bunga murah. Jadi Rp40 triliunnya nggak hilang," jelas Purbaya, menggambarkan visi strategisnya untuk menciptakan sistem yang lebih mandiri dan berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Langkah ini diharapkan tidak hanya mengefisienkan anggaran negara, tetapi juga memberikan akses pembiayaan yang lebih terjangkau bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer