Ads - After Header

Ahmad Dewatara

Mengejutkan! 11 Ribu Lebih Nama Dicoret dari Bansos

Chapnews – Ekonomi – Ribuan keluarga di Indonesia harus menelan pil pahit setelah nama mereka resmi dicoret dari daftar penerima bantuan sosial (bansos) mulai April 2026. Sebanyak 11.014 individu atau keluarga dipastikan tidak lagi menerima bantuan tersebut, menyusul hasil pemutakhiran data yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Gambar Istimewa : img.okezone.com

Keputusan pencoretan ini didasarkan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) versi kedua tahun 2026, yang menjadi fondasi utama penyaluran bansos untuk triwulan kedua tahun ini. Dalam proses validasi dan pemutakhiran data tersebut, BPS menemukan adanya "inclusion error" atau ketidaksesuaian data yang mengindikasikan bahwa belasan ribu penerima tersebut tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

Meskipun secara persentase tergolong kecil, yakni hanya 0,06% dari total 18,15 juta keluarga yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima bansos pada triwulan pertama, angka 11.014 keluarga ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan akurasi dan ketepatan sasaran program bantuan sosial.

"Dari hasil pemutakhiran DTSEN versi kedua ini kami menemukan adanya inclusion error yang hanya 11.014 atau sebesar 0,06% dari penerima bansos triwulan satu, di mana total penerima bansos triwulan satu adalah sebesar 18,15 juta keluarga. Inclusion error-nya sekali lagi hanya 11.014," terang Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (13/4/2026), seperti dikutip chapnews.id.

Amalia turut menjelaskan lebih lanjut mengenai proses penentuan desil yang menjadi salah satu kunci dalam validasi data. Pada triwulan pertama 2026, terdapat sekitar 77 ribu keluarga yang desilnya belum dapat ditentukan karena keterbatasan variabel data. Namun, berkat pemutakhiran di triwulan kedua, BPS berhasil menentukan desil untuk 27.176 keluarga dari kelompok tersebut.

"Sehingga kami bisa memastikan bahwa dari yang penerima bansos dan sebelumnya tidak bisa ditentukan desilnya sudah ada 25.665 keluarga yang memang mereka berada di desil satu sampai empat. Dan tadi ada sekitar 1.511 keluarga yang berada di desil lima sampai sepuluh," imbuhnya. Keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4 dianggap memenuhi syarat sebagai penerima bansos, sementara 1.511 keluarga yang masuk desil 5 hingga 10 kini tidak lagi memenuhi kriteria, sehingga nama mereka harus dihapus dari daftar penerima.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer