Ads - After Header

Video JK Gegerkan Publik, Ade Armando & Permadi Arya Dipolisikan!

Ahmad Dewatara

Video JK Gegerkan Publik, Ade Armando & Permadi Arya Dipolisikan!

Chapnews – Nasional – Jakarta – Dua figur publik yang kerap menjadi sorotan, Ade Armando dan Permadi Arya, kini harus berhadapan dengan meja hukum. Keduanya dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan provokasi, buntut dari unggahan potongan ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), yang sebelumnya disampaikan di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM).

Laporan resmi tersebut diajukan oleh Aliansi Profesi Advokat Maluku (APAM) pada Senin (20/4) dan telah terdaftar dengan nomor LP/B/2767/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Video JK Gegerkan Publik, Ade Armando & Permadi Arya Dipolisikan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Paman Nurlette, perwakilan APAM sekaligus pelapor, menjelaskan kepada awak media bahwa unggahan video yang dilakukan Ade Armando melalui kanal YouTube Cokro TV dan Permadi Arya melalui akun Facebook-nya telah memicu kegaduhan serius di tengah masyarakat. "Kami mendatangi Polda Metro Jaya dalam rangka membuat laporan polisi tentang dugaan tindak pidana penghasutan dan provokasi yang diduga dilakukan oleh saudara Ade Armando dan Permadi Arya melalui media sosial," ujar Nurlette.

Menurut Nurlette, potongan ceramah JK yang beredar luas tersebut telah menimbulkan persepsi negatif, rasa kebencian, dan permusuhan di ruang publik. Ia meyakini, jika video ceramah JK diunggah secara utuh tanpa pemotongan, masyarakat tidak akan terprovokasi. "Saya haqqul yaqin bahwa kalau video itu diposting dalam keadaan yang utuh, tidak dipotong-potong seperti yang kita lihat sekarang, maka masyarakat tidak akan terkontaminasi, masyarakat tidak akan ikut terprovokasi dengan video semacam itu," tegasnya.

Atas dasar tersebut, Ade Armando dan Permadi Arya dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 48 Juncto Pasal 32 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan/atau Pasal 243 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Sebagai barang bukti, pelapor menyertakan video ceramah JK secara utuh, serta potongan video yang diunggah oleh Ade Armando dan Permadi Arya.

Nurlette juga mengklarifikasi bahwa laporan ini merupakan inisiatif murni dari APAM dan tidak mengatasnamakan Jusuf Kalla. "Bukan dari Bapak Jusuf Kalla kami melihat adanya mens rea dari potongan video tersebut sehingga membuat laporan," katanya.

Sebelumnya, Jusuf Kalla sendiri telah memberikan klarifikasi terkait ceramahnya di UGM. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikannya bukanlah bentuk penistaan agama. JK menjelaskan, ceramah tersebut diselenggarakan saat bulan Ramadan dengan tema perdamaian. "Acara di UGM itu, acara ceramah bulan puasa seperti dilakukan di mana-mana di masjid. Saya diundang, datang, karena temanya adalah perdamaian," terang JK di kediamannya, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/4).

Dalam ceramahnya, JK membahas tentang perdamaian dan konflik, termasuk konflik di Poso dan Ambon yang pernah ia tangani. Ia menyinggung bagaimana masyarakat di daerah konflik seringkali merasa berperang atas nama agama, dengan keyakinan bahwa mereka yang meninggal akan "syahid" atau "martir". JK menjelaskan, penggunaan istilah "syahid" saat itu karena ia berada di masjid, dan ia melihat kedua istilah tersebut memiliki makna serupa dalam konteks membela agama.

"Kalau syahid semua sama, mati karena membela agama. Itu syahid. Martir juga begitu, membela, mati karena membela agama. Jadi hanya istilah saja," imbuhnya. JK menekankan bahwa ia tidak membahas dogma atau ideologi agama, melainkan mengapa terjadi saling bunuh. "Saya tidak bicara tentang dogma agama, saya tidak bicara tentang ideologi agama, tidak. Tentang kenapa mereka saling membunuh? Ada enggak Islam dan Kristen? Tidak ada. Jadi mereka semua melanggar ajaran agama," pungkasnya, menegaskan bahwa tidak ada ajaran agama yang membenarkan tindakan saling membunuh.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer