Ads - After Header

Fenomenal! Gadis 15 Tahun Haji, Daftar Sejak Bayi!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Surabaya – Kisah luar biasa datang dari Aysyilla Naila Sari, seorang gadis berusia 15 tahun asal Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ia kini menjadi perbincangan hangat sebagai jemaah haji termuda di Kloter 16 Embarkasi Surabaya tahun ini, dengan latar belakang pendaftaran yang tak lazim: namanya telah resmi terdaftar dalam sistem haji nasional sejak ia berusia satu tahun pada 2012.

Perjalanan spiritual Ays menuju Tanah Suci ini bukanlah rencana dadakan, melainkan sebuah "investasi" jangka panjang dari orang tuanya. Sejak Ays masih bayi, orang tuanya telah mendaftarkannya, jauh sebelum ia memahami makna ibadah haji. "Kalau dulu awalnya saya itu didaftarinnya [oleh orang tua] itu umur satu tahun, di tahun 2012," cerita Ays kepada chapnews.id di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

Fenomenal! Gadis 15 Tahun Haji, Daftar Sejak Bayi!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meskipun namanya sudah tercatat sejak dini, Ays mengaku baru sepenuhnya menyadari akan keberangkatannya setahun yang lalu, ketika usianya menginjak 14 tahun. Kebahagiaan itu sempat diwarnai kekhawatiran terkait batasan usia. "Tapi dulu pas kecil tuh enggak ngeh gitu loh, tapi [orang tua] baru ngomong itu sekarang, umur 14. Terus kemarin tuh katanya ada sempat berita katanya enggak boleh, enggak bisa berangkat," ungkapnya.

Kekhawatiran Ays beralasan. Sebelumnya, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 mensyaratkan batas usia minimal untuk berangkat haji adalah 18 tahun atau sudah menikah. Namun, revisi terbaru melalui Peraturan Menteri Haji dan Umrah Nomor 3 Tahun 2025 telah menurunkan batas usia minimal menjadi 13 tahun. Kabar ini sontak membuat Ays bernapas lega. "Terus ternyata ada berita kalau diperbolehkan berangkat, jadi saya ikut berangkat juga. Senang karena bisa berangkat haji di usia muda. Betul, bangga," ujarnya penuh syukur.

Persiapan Ays pun tak main-main. Di tengah kesibukannya sebagai siswi kelas IX MTSN 1 Kota Malang yang mengharuskannya tinggal di asrama, ia tetap menjaga kondisi fisik dan mental. Menariknya, keberangkatan ini bertepatan dengan masa ujian kelulusan sekolahnya. Namun, hal itu tak menyurutkan semangatnya. Ays tetap mengerjakan ujian secara daring di sela-sela waktu ibadahnya. "Ini saya lagi ujian juga, ujian kelulusan, ujiannya online dari HP. Nanti dilanjut di Madinah. Enggak [ganggu konsentrasi] kok, udah persiapan satu bulan yang lalu," jelasnya.

Sebagai jemaah dari kalangan Gen Z, Ays juga memiliki sisi remaja yang tak bisa dilepaskan. Selain fokus pada rukun haji, ia punya rencana kecil untuk menikmati suasana modern di Arab Saudi, seperti mencari jajanan lokal dan mengunjungi kedai kopi yang sedang populer di media sosial. "Nyari jajan sama nyobain kafe-kafe yang lagi viral," kata Ays sambil tersenyum.

Meski berkesempatan menunaikan ibadah haji di usia muda, Ays tetap rendah hati. Ia tak ingin ada gelar hajjah di depan namanya sepulang dari Tanah Suci nanti. Baginya, keberangkatan ini bukan soal privilese, melainkan pesan bagi remaja lain tentang pentingnya kemantapan niat. "Dipanggil nama biasa aja," tegasnya.

Kakak kandung Ays, Nila Septiana Sari (33), yang juga turut berangkat dalam Kloter 16, mengungkapkan filosofi orang tua mereka. "Kalau kata abah sama umi itu usia enggak ada yang tahu ya. Jadi apa yang bisa diberikan ke anak itu yang diberikan dulu. Kalau bisa memberikan yang terbaik sama anak untuk ibadah, diberikan sejak dini," tutur Nila. Ia bahkan mengenang momen lucu saat pendaftaran Ays belasan tahun silam, di mana memotret bayi untuk administrasi haji bukanlah perkara mudah. "Makanya dulu masih kecil, Ays ini daftar itu yang paling susah difoto. 33 kali take, sungguh. Masih satu tahun setengah ya, dulu enggak sangka alhamdulillah Ays bisa berangkat di usia segini," kenang Nila.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer