Ads - After Header

Miris! Puluhan Anak Daycare di Yogya Diikat & Disiksa

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Polresta Yogyakarta mengungkap angka mengejutkan: 53 anak diduga menjadi korban praktik kekerasan di fasilitas penitipan anak (daycare) Little Aresha, yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta. Angka ini terkuak setelah penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Komisaris Riski Adrian, kepada wartawan pada Sabtu (25/4) lalu, menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan data awal yang berhasil dihimpun. "Kalau untuk yang kita lihat ada tindakan kekerasannya itu sekitar 53 orang. Berdasarkan data yang kami miliki," terang Adrian, seperti dilansir dari chapnews.id.

Miris! Puluhan Anak Daycare di Yogya Diikat & Disiksa
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Adrian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus bergulir, sehingga jumlah korban tidak menutup kemungkinan akan bertambah seiring pendalaman kasus. "Pasti kalau memang ada pengembangan di kasus ini, pasti kita kejar," ujarnya, menunjukkan komitmen kepolisian dalam menuntaskan perkara ini.

Penggerebekan terhadap daycare tersebut dilakukan pada Sabtu (25/4). Dalam operasi tersebut, petugas di lapangan menyaksikan langsung perlakuan yang jauh dari kata manusiawi terhadap anak-anak tersebut. Adrian merinci, "Petugas melihat langsung bahwa anak tersebut diperlakukan tidak manusiawi."

Modus kekerasan yang ditemukan antara lain mengikat tangan dan kaki anak-anak. "Ada juga yang kakinya diikat, tangannya diikat dan sebagainya. Secara umum seperti itu yang bisa saya jelaskan," tambah Adrian, menggambarkan kondisi memprihatinkan yang dialami para korban.

Sebanyak 30 individu telah diamankan dalam penggerebekan ini. Mereka terdiri dari berbagai pihak yang terlibat dalam operasional daycare, mulai dari pimpinan yayasan, para pengasuh, hingga petugas keamanan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola yayasan terkait kasus dugaan kekerasan ini belum memberikan pernyataan resmi. Kasus ini masih dalam penanganan intensif oleh Polresta Yogyakarta untuk mengungkap seluruh fakta dan memastikan keadilan bagi para korban.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer