Ads - After Header

Rupiah Nyaris Rp17.900! Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Aman?

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menunjukkan pelemahan signifikan, kini mendekati level Rp17.900 per dolar AS. Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi fluktuasi ini belum memberikan dampak berarti terhadap perlambatan aktivitas ekonomi di tengah masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada Minggu (31/5/2026), menanggapi dinamika pasar mata uang.

Purbaya menjelaskan bahwa penguatan fundamental ekonomi suatu negara pada akhirnya akan tercermin pada apresiasi mata uangnya. Ia menekankan bahwa kebijakan pemerintah saat ini secara konsisten diarahkan untuk memperkuat fondasi ekonomi domestik. Langkah-langkah ini diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan dalam jangka menengah hingga panjang. "Jadi, prospek ekonomi kita kuat, dan pelemahan Rupiah yang terjadi saat ini belum menimbulkan dampak yang menghambat roda aktivitas ekonomi kita," ujarnya dengan nada optimis.

Rupiah Nyaris Rp17.900! Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Aman?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih lanjut, optimisme Purbaya terhadap potensi penguatan Rupiah di masa mendatang juga didasari oleh perkembangan positif di kancah geopolitik global. Ia menyoroti adanya wacana penyelesaian konflik antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel yang disebutnya hampir mencapai kesepakatan. Menurut Purbaya, prospek perdamaian global ini akan menciptakan kondisi yang lebih stabil dan kondusif bagi perekonomian dunia. Ia bahkan memprediksi bahwa ekonomi Indonesia akan mulai menunjukkan perbaikan signifikan dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan ke depan.

"Berita yang beredar menyebutkan bahwa AS, Iran, dan Israel hampir mencapai kesepakatan. Ini mengindikasikan prospek perdamaian global yang lebih baik. Saya percaya, dalam dua atau tiga bulan ke depan, kondisi akan jauh lebih baik daripada sekarang, yang berarti gangguan yang sampai batas tertentu melemahkan Rupiah juga akan menghilang," tambah Purbaya. Pernyataan ini diharapkan dapat meredakan kekhawatiran pasar dan masyarakat terkait volatilitas nilai tukar, sembari menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer