Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Spekulasi yang menyebutkan Grab berencana untuk mengakhiri operasionalnya di Indonesia telah dibantah secara lugas. CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan bahwa desas-desus tersebut tidak memiliki dasar kebenaran. Pernyataan resmi ini disampaikan di Jakarta pada Kamis (4/6/2026), menepis kekhawatiran publik yang sempat beredar luas.
Neneng Goenadi menekankan signifikansi strategis Indonesia bagi perjalanan dan evolusi Grab selama lebih dari satu dekade terakhir. Ia menegaskan, komitmen Grab untuk terus beroperasi di Tanah Air tidak akan goyah, seraya tetap menjunjung tinggi kebijakan pemerintah yang berlaku. Grab juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai inisiatif yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

"Indonesia merupakan ekosistem yang krusial bagi Grab. Kami telah hadir lebih dari satu dekade dan bertekad untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," ujar Neneng, mengutip pernyataannya.
Selama kiprahnya di Indonesia, Grab mengklaim telah menjadi bagian integral dari rutinitas harian jutaan penduduk. Perusahaan transportasi dan pengiriman daring ini juga menyebutkan kontribusinya mencakup sekitar separuh dari total industri ride-hailing dan layanan pengantaran online di Indonesia. Komitmen jangka panjang ini diharapkan dapat terus memperkuat posisi Grab sebagai pemain kunci dalam ekosistem digital Indonesia.


