Chapnews – Ekonomi – Fluktuasi harga komoditas pangan nasional kembali mewarnai pasar pada perdagangan Rabu (17/6/2026). Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia per pukul 10.30 WIB, sejumlah bahan pokok menunjukkan kenaikan signifikan, terutama pada kelompok bawang dan cabai, sementara beberapa komoditas lain justru mengalami penurunan.
Kenaikan harga yang cukup mencolok terlihat pada bawang merah, yang melonjak 7,25 persen mencapai Rp59.900 per kilogram (kg). Tak ketinggalan, bawang putih juga mengalami lonjakan harga sebesar 7,47 persen, kini dibanderol Rp44.600 per kg.

Di sektor perberasan, harga beras kualitas bawah I naik 4,44 persen menjadi Rp15.300 per kg, dan beras kualitas bawah II meningkat 2,76 persen menjadi Rp14.900 per kg. Beras kualitas medium I juga tercatat naik 1,85 persen ke angka Rp16.550 per kg, diikuti beras kualitas medium II yang naik 1,87 persen menjadi Rp16.350 per kg.
Namun, tidak semua jenis beras mengalami kenaikan. Beras kualitas super I justru menunjukkan penurunan tipis 0,86 persen menjadi Rp17.350 per kg, dan beras kualitas super II turun 0,29 persen, kini seharga Rp16.950 per kg.
Kelompok cabai menjadi sorotan utama dengan kenaikan harga yang paling drastis. Cabai merah keriting memimpin lonjakan fantastis sebesar 21,82 persen, menembus angka Rp70.350 per kg. Cabai rawit merah juga ikut naik 8,93 persen menjadi Rp82.300 per kg, sementara cabai merah besar hanya naik tipis 0,4 persen menjadi Rp62.600 per kg.
Di sisi lain, cabai rawit hijau justru mengalami koreksi harga, turun 6,26 persen menjadi Rp50.900 per kg. Komoditas lain seperti daging ayam ras segar juga terpantau naik 3,49 persen menjadi Rp38.550 per kg. Berbeda dengan daging sapi, yang harganya cenderung menurun. Daging sapi kualitas I turun 1,85 persen menjadi Rp145.850 per kg, dan daging sapi kualitas II turun 2,72 persen menjadi Rp135.950 per kg. Dinamika harga pangan ini terus menjadi perhatian utama bagi masyarakat dan pemerintah.

