Ads - After Header

IHSG Bangkit dari Keterpurukan, Ada Apa Gerangan?

Ahmad Dewatara

Oleh: Feby Novalius
Kamis, 25 Juni 2026 | 09:22 WIB

IHSG Bangkit dari Keterpurukan, Ada Apa Gerangan?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan sinyal pemulihan di awal perdagangan hari ini, Kamis (25/6/2026), setelah sempat tertekan. Setelah dibuka melemah, indeks acuan pasar modal Indonesia ini berhasil bangkit, menguat 0,19 persen atau setara 11 poin, menempatkannya kembali di level 5.895. Kenaikan ini menjadi sorotan setelah kinerja negatif pada sesi sebelumnya.

Tak hanya IHSG, beberapa indeks sektoral dan kapitalisasi pasar lainnya juga turut menikmati momentum penguatan. Indeks LQ45 tercatat menguat 0,59 persen ke 581,584, diikuti oleh IDXLQ45LCL yang naik 0,56 persen ke 84,654. Sementara itu, IDX30 melesat 0,73 persen ke 329,638, dan IDX80 juga tak ketinggalan dengan kenaikan 0,59 persen ke 87,100.

Pemulihan yang terjadi hari ini kontras dengan kondisi perdagangan Rabu (24/6/2026) kemarin, di mana IHSG harus menelan pil pahit dengan penutupan yang melemah tajam. Indeks berakhir di level 5.883,88, anjlok 217,45 poin atau setara 3,56 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Sepanjang sesi perdagangan Rabu, pergerakan IHSG didominasi oleh zona merah, meskipun sempat menunjukkan geliat penguatan di awal sesi. Indeks dibuka pada level 6.128,27 dan sempat menyentuh puncak harian di 6.171,38. Namun, gelombang tekanan jual yang masif tak terbendung, mendorong indeks terus merosot hingga menyentuh titik terendah 5.876,93 sebelum akhirnya ditutup di posisi tersebut.

Aktivitas perdagangan pada hari itu juga mencerminkan kondisi pasar yang bergejolak. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp14,73 triliun, dengan volume perdagangan yang masif sebanyak 24,11 miliar saham. Frekuensi transaksi mencapai 1,995 juta kali, dan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) berada di angka Rp10.315 triliun.

Tekanan jual yang kuat terlihat merata di seluruh sektor. Sebanyak 646 saham ditutup di zona merah, jauh melampaui jumlah saham yang berhasil menguat, yakni hanya 103 saham. Sementara itu, 210 saham lainnya terpantau bergerak stagnan tanpa perubahan berarti.

(Feby Novalius/Chapnews.id)

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer