Ads - After Header

Waspada! Kemenpar Tegaskan Bukan Pegawai, Modus Penipuan Baru Terungkap!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) secara resmi merespons dugaan tindak penipuan yang dilakukan oleh seorang oknum yang mengatasnamakan Kurnia Rakhman. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, @kemenpar.ri, Kemenpar dengan tegas membantah bahwa Kurnia Rakhman adalah bagian dari jajaran pegawainya, baik di lingkup Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) maupun di seluruh struktur kementerian.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan pada Senin (29/6) tersebut, Kemenpar memastikan, "Kementerian Pariwisata menegaskan bahwa pihak yang mengatasnamakan Kurnia Rakhman bukan pegawai di Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events), maupun di Kementerian Pariwisata." Klarifikasi ini bertujuan untuk meluruskan informasi yang beredar dan mencegah potensi kerugian lebih lanjut yang mungkin timbul akibat penyalahgunaan nama kementerian.

Waspada! Kemenpar Tegaskan Bukan Pegawai, Modus Penipuan Baru Terungkap!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kemenpar juga menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya pihak hotel, penyedia jasa (vendor), serta mitra kerja, untuk meningkatkan kewaspadaan. Pelaku penipuan ini diduga menghubungi berbagai pihak dengan dalih melakukan pemesanan fasilitas seperti kamar hotel, ruang pertemuan, plakat, suvenir, atau kebutuhan lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan, yang pada akhirnya mengarah pada tindakan penipuan. Modus operandi semacam ini berpotensi merugikan banyak pihak jika tidak diwaspadai.

Lebih lanjut, Kemenpar mengimbau agar masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh mitra kerja senantiasa berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mencatut nama Kementerian Pariwisata. Sebelum menindaklanjuti informasi, tawaran kerja sama, atau melakukan transaksi dalam bentuk apa pun, sangat penting untuk memverifikasi kebenaran informasi tersebut melalui saluran komunikasi resmi kementerian.

Kementerian Pariwisata menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keamanan dari tindak kejahatan siber maupun penipuan konvensional. "Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan melakukan verifikasi terlebih dahulu guna menghindari kerugian akibat penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," demikian bunyi imbauan tersebut, mengajak semua pihak untuk proaktif dalam mencegah modus kejahatan ini demi keamanan bersama.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer