Ads - After Header

Indonesia Jadi Sorotan! Kunci Kelola Gambut Dunia Terungkap

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Indonesia kembali menunjukkan kepemimpinannya di kancah global dengan memaparkan strategi pengelolaan ekosistem gambut yang inovatif dan berbasis data. Dalam pertemuan Global Peatlands Initiative (GPI) yang berlangsung di Lima, Peru, delegasi Indonesia berbagi pengalaman komprehensif terkait pendekatan hidrologi, pemantauan karbon, pengendalian emisi gas rumah kaca, serta sistem pemetaan dan monitoring yang terintegrasi.

Agus Justianto, Kepala Sekretariat Interim International Tropical Peatland Center (ITPC), menjelaskan bahwa upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut merupakan pilar krusial dalam agenda pembangunan rendah karbon nasional. Langkah ini secara langsung mendukung pencapaian target kontribusi yang ditetapkan Indonesia melalui Nationally Determined Contribution (NDC). "Pengelolaan gambut bukan sekadar menjaga lahan basah, melainkan sebuah strategi holistik untuk menurunkan emisi, mempertahankan fungsi hidrologi, melindungi keanekaragaman hayati yang kaya, sekaligus memastikan pemanfaatan gambut dilakukan secara berkelanjutan," tegas Agus, seperti dikutip dari chapnews.id.

Indonesia Jadi Sorotan! Kunci Kelola Gambut Dunia Terungkap
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih lanjut, Agus merinci kerangka pengelolaan karbon pada ekosistem gambut yang diterapkan Indonesia. Kerangka ini mencakup serangkaian langkah progresif, mulai dari perlindungan gambut yang masih pristine, pengelolaan berkelanjutan, pencegahan kerusakan tutupan gambut, hingga upaya vital dalam mencegah pengeringan. Selain itu, penataan kembali fungsi gambut, restorasi hidrologi, dan rehabilitasi fungsi ekosistem pasca-pemulihan juga menjadi fokus utama dalam strategi ini.

Pengalaman Indonesia membuktikan bahwa pengelolaan gambut harus dilaksanakan secara sistematis dan terintegrasi. Pendekatan ini tidak hanya terbatas pada skala tapak, melainkan diperluas hingga skala Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG). Tujuannya adalah untuk mengendalikan keseimbangan air, fungsi ekosistem, dan emisi karbon secara optimal. "Target akhir kami adalah mencapai keseimbangan gas rumah kaca yang optimal. Oleh karena itu, pengelolaan gambut wajib memastikan muka air tanah tetap terjaga, menghindari drainase berlebihan, mencegah penggunaan api, serta memilih komoditas yang sesuai dengan karakteristik unik lahan gambut," papar Agus.

Komitmen Indonesia terhadap pengelolaan gambut juga diperkuat melalui riset dan inovasi. Sebanyak 17 perguruan tinggi dan 10 lembaga riset aktif terlibat dalam pengembangan teknologi dan metodologi restorasi gambut. Inisiatif ini mencakup pengembangan sistem pemantauan gambut yang canggih, teknik pengelolaan air yang efisien, praktik paludikultur, perhitungan karbon yang akurat, sistem informasi terpadu, serta demonstrasi lapangan yang berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan replikasi praktik terbaik bagi dunia.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer