Chapnews – Ekonomi – Bandara Husein Sastranegara di Bandung bersiap kembali menjadi hub penerbangan jet komersial. PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), melalui InJourney Airports, mengonfirmasi telah menerima pengajuan dari enam maskapai yang antusias untuk membuka rute penerbangan dari dan menuju bandara tersebut. Rencana ambisius ini diungkapkan Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, dalam keterangan resmi yang diterima chapnews.id pada Senin, 13 Juli 2026.
Arie Ahsanurrohim menegaskan bahwa koordinasi intensif terus berlangsung dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan penuh. "Fokus persiapan adalah pemenuhan seluruh aspek kesiapan operasional sesuai yang ditetapkan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan," jelas Arie, menekankan komitmen terhadap standar keselamatan dan pelayanan.

Untuk menjamin aspek keselamatan, InJourney Airports telah memastikan ketersediaan kendaraan siaga Foam Tender guna penanganan keadaan darurat. Selain itu, fasilitas pendukung dan penunjang Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7 juga telah dipenuhi. Sementara itu, di sektor keamanan, peningkatan signifikan dilakukan pada fasilitas Screening Check Point (SCP), yang meliputi modernisasi mesin x-ray, walkthrough metal detector (WMTD), dan handheld metal detector (HHTD).
Peningkatan infrastruktur juga menyentuh sisi udara, dengan pekerjaan yang berfokus pada peningkatan daya dukung landasan pacu (runway), jalur taksi (taxiway), dan apron. Langkah ini krusial untuk menopang operasional pesawat jet yang lebih besar dan frekuensi penerbangan yang meningkat. InJourney Airports juga akan proaktif dalam mengatur dan memastikan ketersediaan slot waktu penerbangan (take-off dan landing) untuk mengakomodir lonjakan permintaan, dengan tetap mempertimbangkan kapasitas optimal Bandara Husein Sastranegara.


