Ads - After Header

Revolusi Udara Bandung: Husein Sastranegara Siap Sambut Jet Modern!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Kabar gembira bagi dunia penerbangan Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Bandara Husein Sastranegara di Bandung kini telah siap menyambut pesawat jet berbadan sedang sekelas Boeing 737-800. Kesiapan ini dikukuhkan setelah bandara tersebut sukses mengantongi Sertifikat Bandar Udara (SBU) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), menandai peningkatan signifikan dalam kapabilitas operasionalnya.

Sertifikat dengan nomor 005.1/SBU/VII/2026, yang secara resmi diterbitkan pada tanggal 23 Juli 2026, telah diserahkan kepada PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara. Dokumen krusial ini menjadi prasyarat mutlak bagi operasional pesawat jet berbadan sempit (narrow body) seperti Boeing 737-800, membuka babak baru bagi konektivitas udara dari dan menuju Kota Kembang.

Revolusi Udara Bandung: Husein Sastranegara Siap Sambut Jet Modern!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Arie Ahsanurrohim, Corporate Secretary Group Head PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), menjelaskan bahwa dalam sertifikat tersebut juga dinyatakan bahwa Bandara Husein Sastranegara telah memenuhi standar fasilitas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7. Peningkatan kategori ini merupakan salah satu syarat vital dalam pengoperasian pesawat jet berbadan sedang, menjamin aspek keselamatan penerbangan yang lebih tinggi.

"Persiapan telah berjalan dengan sangat baik, yang puncaknya ditandai dengan diterbitkannya SBU Nomor 005.1/SBU/VII/2026 ini," ujar Arie dalam keterangan resmi yang diterima chapnews.id pada Senin (27/7/2026). Ia menambahkan bahwa InJourney Airports, sebagai pengelola, telah sepenuhnya memenuhi aspek kepatuhan dalam rangkaian optimalisasi Bandara Husein Sastranegara.

Untuk menopang operasional pesawat jet yang lebih besar, InJourney Airports telah melakukan serangkaian pembenahan infrastruktur secara menyeluruh. Perbaikan signifikan dilakukan pada sejumlah titik landasan pacu (runway), jalur penghubung (taxiway), dan area parkir pesawat (apron). Selain itu, kapasitas layanan PKP-PK juga ditingkatkan secara drastis dari kategori 5 menjadi kategori 7, sesuai dengan ketentuan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Tidak hanya fokus pada aspek keselamatan dan teknis, pengelola bandara juga gencar melakukan transformasi pelayanan. Transformasi ini bertumpu pada tiga pilar utama: premises (fasilitas), people (sumber daya manusia), dan process (proses operasional). Pada sisi fasilitas, terminal penumpang telah direnovasi dan dipercantik dengan mengusung konsep modern yang tetap mengangkat kekayaan unsur budaya Jawa Barat, memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan berkesan bagi para penumpang.

Dengan segala pembenahan ini, Bandara Husein Sastranegara diharapkan dapat semakin berkontribusi pada konektivitas udara dan perekonomian regional, membuka peluang baru bagi rute penerbangan dan pariwisata di Jawa Barat.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer