Chapnews – Ekonomi – Warga Jakarta dan seluruh Indonesia patut bernapas lega. Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia menunjukkan tren penurunan signifikan pada harga sejumlah komoditas pangan pokok. Per Selasa, 28 Juli 2026, pukul 08.00 WIB, berbagai kebutuhan dapur mulai dari bawang, beras, cabai, daging, hingga minyak goreng terpantau mengalami koreksi harga yang cukup drastis, membawa angin segar bagi daya beli masyarakat.
Penurunan harga paling mencolok terlihat pada kelompok bawang. Harga bawang merah kini berada di angka Rp30.000 per kilogram setelah merosot 29,58 persen. Sementara itu, bawang putih menunjukkan anjlok yang lebih tajam, yakni 36,34 persen, kini diperdagangkan seharga Rp27.500 per kilogram.

Komoditas cabai juga tak luput dari tren penurunan. Cabai merah besar mengalami koreksi harga paling fantastis, terjun bebas 41,11 persen hingga mencapai Rp28.000 per kilogram. Cabai rawit hijau juga ikut anjlok 42,8 persen menjadi Rp30.000 per kilogram, diikuti cabai rawit merah yang turun 13,87 persen ke level Rp47.500 per kilogram. Namun, ada satu pengecualian, cabai merah keriting justru sedikit menguat 5,54 persen, mencapai Rp48.600 per kilogram.
Berbagai jenis beras juga menunjukkan penurunan harga yang bervariasi. Beras kualitas bawah I terkoreksi 1,69 persen menjadi Rp14.500 per kilogram, dan kualitas bawah II melandai 6,16 persen ke Rp13.700 per kilogram. Untuk beras kualitas medium, tipe I turun 3,66 persen menjadi Rp15.800 per kilogram, sedangkan tipe II anjlok 9,26 persen ke Rp14.700 per kilogram. Beras kualitas super pun tak ketinggalan, dengan super I turun 6,52 persen menjadi Rp16.500 per kilogram dan super II melorot 6,71 persen ke Rp16.000 per kilogram.
Selain itu, harga protein hewani dan kebutuhan pokok lainnya juga terpantau lebih ramah di kantong. Daging ayam ras segar turun 4,52 persen menjadi Rp37.000 per kilogram. Daging sapi kualitas I mengalami penurunan 13,65 persen menjadi Rp130.000 per kilogram, sementara kualitas II anjlok 15,31 persen ke Rp120.000 per kilogram. Gula pasir kualitas premium kini dibanderol Rp19.000 per kilogram setelah turun 6,4 persen, dan gula pasir lokal merosot 10,99 persen menjadi Rp17.000 per kilogram. Minyak goreng curah juga lebih murah 1,46 persen menjadi Rp20.250 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I terkoreksi 9,09 persen ke Rp22.000 per liter, dan kemasan bermerek II turun 12,39 persen menjadi Rp20.500 per liter. Terakhir, telur ayam ras segar juga mengalami penurunan signifikan 15,54 persen, kini seharga Rp25.000 per kilogram.

