Chapnews – Ekonomi – Jakarta, 03 Agustus 2026 – Dunia maya kembali dihebohkan oleh ulah seorang kreator konten ternama. YouTuber Bigmo, yang memiliki nama asli Muhammad Jannah, kini harus berhadapan dengan konsekuensi serius setelah aksinya mengajak sejumlah remaja mempromosikan produk vape dalam siaran langsungnya. Insiden kontroversial ini tidak hanya berujung pada pemutusan kontrak kerja sama, tetapi juga laporan resmi ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Di tengah badai kritik dan tuntutan hukum, publik turut menyoroti seberapa besar kekayaan sang YouTuber yang kini berada di ujung tanduk.
Menanggapi kegaduhan yang timbul, Bigmo telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui kanal YouTube Niceguymo pada Sabtu, 1 Agustus 2026. "Saya meminta maaf sebesar-besarnya atas tindakan dan perkataan yang telah menyebabkan kegaduhan beberapa hari terakhir. Saya mengaku, apa yang saya lakukan adalah kesalahan dan tidak dapat dibenarkan," ujarnya dengan nada penyesalan. Ia mengakui bahwa sebagai seorang kreator konten, dirinya seharusnya tidak membuat materi yang bertentangan dengan regulasi yang berlaku, terutama terkait produk nikotin yang secara tegas diperuntukkan bagi konsumen dewasa, bukan anak di bawah umur.

Lebih lanjut, Bigmo berjanji akan lebih berhati-hati dalam setiap ucapan maupun tindakan yang ditampilkannya di ruang publik. Ia juga menegaskan bahwa apa yang disampaikannya saat siaran langsung merupakan keputusan dan tanggung jawab pribadinya, tanpa ada arahan atau instruksi dari pihak mana pun. "Tidak ada arahan, instruksi, ataupun brief dari pihak mana pun untuk saya menyampaikan atau melakukan hal-hal yang bertentangan dengan aturan yang berlaku," jelasnya, mencoba meluruskan spekulasi yang mungkin muncul.
Pria yang dikenal dengan nama Bigmo ini juga menyatakan memahami kekecewaan dan kemarahan yang dirasakan oleh penonton serta masyarakat luas. Ia menyadari bahwa kepercayaan publik harus dijaga melalui tindakan nyata, bukan hanya sekadar kata-kata. "Karena itu, saya menerima semua kritik dan masukan sebagai pengingat agar saya menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab ke depannya. Kejadian ini menjadi pelajaran yang sangat berarti bagi saya," tambahnya, menunjukkan komitmen untuk berbenah diri.
Meskipun kasus ini telah menarik perhatian luas dan memicu pertanyaan mengenai dampak finansial terhadap Bigmo, informasi spesifik mengenai total kekayaannya hingga saat ini belum dirilis secara resmi oleh pihak yang bersangkutan. Namun, insiden pemutusan kontrak dan potensi sanksi hukum yang mungkin menyusul tentu saja berpotensi memengaruhi stabilitas finansial serta reputasinya di industri hiburan digital. Chapnews.id akan terus memantau perkembangan kasus ini serta implikasinya terhadap karier dan aset Bigmo.

