Ads - After Header

Bahlil Lahadalia Lantik Pejabat Kunci, BPMA Punya Misi Besar!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, baru-baru ini secara resmi melantik empat pejabat strategis di lingkungan kementeriannya. Pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola dan efisiensi dalam pengelolaan sektor energi dan sumber daya mineral nasional yang vital.

Para pejabat yang mengemban amanah baru tersebut adalah Muhammad Ikhsan Kiat sebagai Kepala Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), Lana Saria yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Geologi, Tirta Nugraha Mursitama sebagai Staf Ahli Hubungan Kelembagaan, dan Mawardi Nur yang dipercaya memimpin Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

Bahlil Lahadalia Lantik Pejabat Kunci, BPMA Punya Misi Besar!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam sambutannya, Menteri Bahlil secara khusus menyoroti peran krusial Lemigas di bawah kepemimpinan Muhammad Ikhsan Kiat. "Lemigas kini mengemban mandat yang semakin penting setelah mendapat penugasan langsung dari pemerintah, atas arahan Bapak Presiden, untuk mendukung pengadaan minyak mentah (crude) dan liquefied petroleum gas (LPG) demi kepentingan nasional," jelas Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, seperti dikutip dari laporan chapnews.id.

Sementara itu, Mawardi Nur, yang kini resmi menjabat Kepala BPMA, mengungkapkan rasa syukur dan komitmennya. "Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Saya siap membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan sektor hulu migas demi kemajuan Aceh," tegas Mawardi, usai pelantikan.

Dalam kesempatan tersebut, Mawardi juga memaparkan tiga agenda prioritas yang akan menjadi fokus utamanya di BPMA. Pertama, ia berkomitmen untuk meningkatkan lifting migas dan memastikan efisiensi biaya operasional guna mengoptimalkan penerimaan baik bagi negara maupun daerah. Kedua, percepatan pengembangan ekosistem sumur tua dan sumur masyarakat akan didorong sesuai dengan Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025, dengan harapan dapat menambah produksi migas Aceh secara signifikan. Terakhir, Mawardi menekankan pentingnya memperluas keterlibatan kontraktor lokal dan sumber daya manusia (SDM) asal Aceh dalam setiap aktivitas hulu migas di wilayah tersebut, sebagai upaya pemberdayaan ekonomi lokal.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer