Chapnews – Nasional – Jakarta – Presiden terpilih, Prabowo Subianto, mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan mengenai kinerja para pembantunya di Kabinet Merah Putih. Dalam pidato kenegaraannya pada Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (14/8), Prabowo menyebut banyak menterinya yang "tumbang" dan bahkan harus dirawat di rumah sakit akibat dedikasi kerja yang luar biasa keras demi bangsa dan negara.
"Demikian kerasnya menteri-menteri saya dan pembantu-pembantu saya telah bekerja, beberapa di antara mereka terpaksa masuk rumah sakit. Ada yang pingsan, ada yang operasi, banyak yang kecapekan," ujar Prabowo di hadapan peserta Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Kompleks Parlemen, Senayan. Pernyataan ini menegaskan betapa tingginya intensitas kerja yang diemban oleh jajarannya.

Menyadari beban kerja yang berat, Prabowo berjanji akan memberikan waktu istirahat yang cukup bagi para pembantunya di sisa masa jabatannya. Namun, janji tersebut disambut dengan candaan dari para menteri. "Saya berjanji ke mereka bahwa dalam sisa masa jabatan saya ini, saya akan beri banyak waktu istirahat kepada mereka. Dan mereka menjawab, janji tinggal janji," ungkap Prabowo, menunjukkan suasana kerja yang penuh semangat namun juga humor di kabinetnya.
Komitmen terhadap tugas negara ini juga tercermin dari etos kerja Prabowo sendiri. "Menurut pembantu-pembantu saya, dalam kalender saya tidak ada tanggal merah. Kita menerima amanat itu dengan penuh kehormatan, tugas dari rakyat adalah kehormatan yang mulia bagi kita," tambahnya. Hal ini menjadi bukti kesungguhan pemerintah yang ia pimpin dalam menjalankan amanat rakyat. Pidato kenegaraan ini disampaikan dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, sekaligus penyampaian RAPBN 2027 dan Nota Keuangan.
Secara terpisah, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya telah memberikan isyarat adanya "kejutan" dalam pidato Prabowo. Ia menyarankan publik untuk tidak hanya mengandalkan potongan-potongan video di media sosial, melainkan menyimak pidato Presiden secara utuh. "Ada beberapa hal yang sudah disiapkan dan ada kejutan yang menurut saya sayang kalau hanya didengar dari potongan-potongan pemberitaan atau dari video-video pendek di media sosial," kata Prasetyo, seperti dikutip dari chapnews.id.


