Ads - After Header

Nasib Dividen Danantara Jadi Sorotan

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Rencana pengelolaan aset negara melalui badan baru, Danantara, kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Salah satu poin krusial yang memicu diskusi hangat adalah mengenai nasib keuntungan atau dividen yang dihasilkan oleh lembaga tersebut. Menanggapi spekulasi yang berkembang, pihak manajemen menegaskan bahwa fokus utama lembaga ini bukanlah untuk menyetor keuntungan ke kas negara dalam waktu dekat.

Kepala Badan Pengelola BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, memberikan klarifikasi tegas terkait isu tersebut. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini, tidak ada rencana dari Danantara untuk menyetorkan keuntungan dalam bentuk dividen ke kas negara, sebagaimana pola yang biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan BUMN konvensional.

Nasib Dividen Danantara Jadi Sorotan
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dony menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil dengan pertimbangan matang mengenai arah pembangunan ekonomi nasional. Alih-alih mengembalikan keuntungan ke negara, Danantara akan mengalokasikan seluruh laba yang diperoleh untuk mendanai berbagai agenda strategis pemerintah. Fokus utamanya adalah menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih luas dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

"Sampai sejauh ini belum ada (dividen yang diserahkan ke negara), saya rasa tidak," ujar Dony saat memberikan keterangan di kawasan Istana Negara, Rabu (30/9/2026).

Menurut Dony, peran Danantara sebagai holding perusahaan BUMN menuntut fleksibilitas finansial yang lebih besar. Keuntungan yang dikumpulkan akan diputar kembali untuk memperkuat struktur modal dan mendukung ekspansi bisnis. Salah satu prioritas utama yang akan didanai adalah proyek-proyek hilirisasi industri yang menjadi program unggulan pemerintah. Hilirisasi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual komoditas dalam negeri sebelum diekspor ke pasar global.

Selain untuk ekspansi, dana tersebut juga diproyeksikan untuk menciptakan lapangan kerja baru secara masif di berbagai sektor. Dengan memperkuat sektor industri melalui investasi dari Danantara, diharapkan angka pengangguran dapat ditekan dan daya beli masyarakat meningkat seiring dengan terciptanya lapangan kerja baru.

Lebih lanjut, Dony menambahkan bahwa alokasi keuntungan ini juga memiliki fungsi krusial sebagai instrumen penyelamatan. Danantara akan menggunakan sumber daya finansialnya untuk membantu perusahaan-perusahaan BUMN yang tengah mengalami kendala keuangan atau masalah likuiditas. Dengan bantuan modal dari Danantara, perusahaan BUMN yang sedang kesulitan diharapkan dapat segera pulih dan kembali berkontribusi bagi ekonomi nasional.

Langkah strategis ini menandai pergeseran paradigma dalam pengelolaan aset negara. Jika sebelumnya fokus utama BUMN adalah menyetor dividen sebagai pendapatan negara, kini melalui Danantara, fokus tersebut dialihkan pada penguatan modal kerja untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang lebih berkelanjutan. Melalui skema ini, pemerintah berharap aset-aset negara tidak hanya sekadar menjadi sumber pendapatan, tetapi juga menjadi mesin penggerak utama pembangunan nasional.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer