Ads - After Header

Danantara Ekspansi ke Pasar Energi AS

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Langkah besar diambil oleh Danantara Indonesia dalam memperkuat eksistensinya di kancah global. Melalui lengan investasinya, PT Danantara Investment Management (DIM), lembaga ini resmi mengucurkan dana jumbo senilai USD250 juta atau setara dengan Rp4,6 triliun untuk menanamkan modal di HighPeak Energy, Inc. (HighPeak). Perusahaan yang menjadi target investasi ini merupakan pemain utama dalam industri minyak dan gas bumi (migas) yang berbasis di Texas, Amerika Serikat.

Investasi strategis ini dilakukan melalui mekanisme penerbitan saham preferen konvertibel (convertible preferred stocks) yang akan dilaksanakan secara bertahap. HighPeak sendiri dikenal sebagai perusahaan yang memiliki spesialisasi dalam akuisisi, pengembangan, hingga eksplorasi dan eksploitasi sumber daya migas, khususnya di wilayah Permian Basin yang sangat produktif.

Danantara Ekspansi ke Pasar Energi AS
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Chief Executive Officer Danantara Investment Management, Pandu Sjahrir, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar ekspansi bisnis biasa. Menurutnya, keputusan ini merupakan implementasi langsung dari mandat perusahaan untuk menempatkan modal pada sektor-sektor strategis yang mampu memberikan imbal hasil (return) berkelanjutan dalam jangka panjang.

"Investasi ini sejalan dengan mandat kami untuk berinvestasi di sektor strategis yang memberikan imbal hasil berkelanjutan dalam jangka panjang, sekaligus mendukung kepentingan nasional Indonesia," ujar Pandu dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Salah satu alasan kuat di balik keputusan investasi ini adalah posisi geografis HighPeak yang berada di Permian Basin. Wilayah tersebut merupakan jantung produksi energi di Amerika Serikat. Berdasarkan data dari US Energy Information Administration (EIA), Permian Basin memegang peran krusial dengan menyumbang sekitar 48 persen dari total produksi minyak Amerika Serikat pada tahun 2025.

Selain untuk memperluas portofolio energi di pasar internasional, Danantara juga melihat adanya potensi transfer teknologi dan pengetahuan. Selama ini, pertumbuhan produksi di Permian Basin sangat didorong oleh penggunaan teknologi canggih seperti pengeboran horizontal dan teknik rekahan hidrolik (hydraulic fracturing atau fracking).

Danantara menilai bahwa pengalaman teknis yang dimiliki HighPeak dalam mengelola lapangan migas di wilayah tersebut memiliki relevansi tinggi bagi industri energi di tanah air. Indonesia saat ini tengah berupaya meningkatkan produktivitas lapangan migas domestik yang sebagian besar sudah memasuki fase matang.

"Apabila kondisi reservoir mendukung, teknik-teknik ini juga dapat diterapkan pada lapangan migas darat yang telah matang untuk meningkatkan produktivitas sumur dan perolehan migas. Hal ini diharapkan dapat menjadi model yang relevan bagi Indonesia," tulis pernyataan resmi dari pihak Danantara.

Dengan langkah ini, Danantara tidak hanya sekadar mengejar keuntungan finansial, tetapi juga berupaya membangun platform investasi yang terdiversifikasi secara global guna memperkuat ketahanan energi dan ekonomi nasional di masa depan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer