Chapnews.id – Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan mobil mewah GWM Tank terjadi di kawasan Jakarta Barat pada Rabu malam (7/10). Insiden beruntun yang berlangsung di Jalan Kamboja Raya, Palmerah, ini mengakibatkan satu orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB saat kondisi jalan mulai lengang namun tetap rawan kecelakaan.
Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika mobil GWM Tank yang sedang melaju dari arah utara menuju selatan kehilangan kendali. Kendaraan besar tersebut melaju dengan kecepatan tinggi hingga menghantam sebuah gerobak las milik seorang warga berinisial MW. Tak berhenti di situ, mobil tersebut terus melaju kencang dan menghantam gerobak serta sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir jalan.

Kekacauan di jalan raya semakin memuncak saat mobil GWM Tank tersebut menabrak dua sepeda motor yang sedang melaju searah di depannya. Kedua motor tersebut adalah Honda Vario yang dikendarai oleh N dan sebuah sepeda motor Honda lainnya yang dikendarai oleh MT. Benturan keras yang terjadi membuat kendaraan-kendaraan tersebut mengalami kerusakan parah.
Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, menjelaskan bahwa setelah menghantam deretan kendaraan tersebut, mobil GWM Tank sempat oleng ke arah kiri. Mobil tersebut kemudian menabrak sebuah Daihatsu Ayla yang sedang dalam posisi parkir. Akibat hantaman keras tersebut, mobil Ayla terdorong ke depan hingga menabrak pagar sebuah bangunan di lokasi kejadian.
Rangkaian kecelakaan tragis ini berakhir dengan posisi mobil GWM Tank yang terbalik di tengah jalan. "Kendaraan minibus GWM Tank melaju terus dan akhirnya berhenti dalam posisi terbalik," ujar Kompol Kharisma dalam keterangannya pada Kamis (8/10).
Dampak dari kecelakaan beruntun ini sangat fatal. Korban jiwa jatuh dari pihak pengendara motor Honda berinisial MT, yang mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, pengendara motor Honda Vario berinisial N mengalami luka serius di bagian kaki dan saat ini telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Selain korban jiwa dan luka, insiden ini juga menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Berbagai kendaraan yang terlibat, mulai dari gerobak las, sepeda motor, hingga mobil pribadi dan pagar bangunan, mengalami kerusakan berat akibat hantaman mobil GWM Tank.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti mengapa mobil GWM Tank tersebut bisa kehilangan kendali. "Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan," tutup Kompol Kharisma. Pihak berwenang mengimbau para pengguna jalan untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari.


