Ads - After Header

Produk Lokal Mendunia di Mandalika

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Gelaran ajang balap internasional di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, tidak hanya menjadi panggung adu kecepatan bagi para pembalap dunia, tetapi juga menjadi momentum emas bagi produk lokal untuk naik kelas. Lonjakan signifikan jumlah wisatawan mancanegara yang memadati kawasan Lombok ini dimanfaatkan secara cerdas oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke kancah global.

Pada Sabtu (10/10/2026), suasana di area Pertamina Mandalika International Circuit tampak berbeda dari biasanya. Di tengah deru mesin mobil balap yang memekakkan telinga, terselip aroma kuliner khas daerah dan visualisasi kerajinan tangan yang memukau. Berbagai produk unggulan mulai dari kain tenun tradisional, aksesori buatan tangan, hingga aneka kudapan khas Lombok, dipamerkan secara apik di area lounge serta zona pengunjung.

Produk Lokal Mendunia di Mandalika
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Langkah ini merupakan strategi terintegrasi untuk memastikan bahwa kemegahan fasilitas pariwisata kelas dunia di NTB tidak hanya dinikmati oleh para atlet dan penonton, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat. Kehadiran wisatawan asing yang datang dari berbagai belahan dunia menjadi pasar potensial yang sangat menjanjikan bagi para pengrajin dan pengusaha kuliner lokal.

VP Marketing & Brand Management PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, mengungkapkan bahwa penyediaan ruang khusus bagi UMKM adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, sirkuit internasional ini harus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi bagi warga di sekitarnya.

"Kami ingin keberadaan sirkuit internasional ini memberikan nilai tambah yang nyata bagi perekonomian warga. Produk lokal diberi ruang khusus agar dapat dijangkau dan dikenal langsung oleh pengunjung dari berbagai negara," tutur Heppy saat ditemui di lokasi kegiatan.

Melalui inisiatif ini, para pelaku UMKM binaan mendapatkan kesempatan langka untuk melakukan penetrasi pasar internasional secara langsung. Interaksi antara wisatawan mancanegara dengan pedagang lokal menciptakan peluang transaksi yang tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga membangun citra positif produk Indonesia di mata dunia.

Para pengunjung mancanegara tampak antusias menjelajahi stan-stan UMKM. Banyak dari mereka yang tidak hanya sekadar membeli, tetapi juga berinteraksi untuk memahami filosofi di balik kerajinan tangan yang mereka beli. Hal ini membuktikan bahwa daya tarik Mandalika kini telah berkembang, tidak lagi sekadar tentang olahraga otomotif, melainkan juga tentang pengalaman budaya dan wisata belanja yang autentik.

Dengan sinergi antara penyelenggaraan ajang olahraga skala besar dan pemberdayaan ekonomi lokal, Mandalika diharapkan mampu menjadi model percontohan bagaimana industri pariwisata modern dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan penguatan ekonomi masyarakat akar rumput. Melansir laporan dari chapnews.id, momentum ini diharapkan terus berlanjut pada ajang-ajang internasional mendatang.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer