Ads - After Header

Harga Pangan Anjlok Kabar Baik Bagi Ibu Rumah Tangga

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Kabar menggembirakan datang bagi para konsumen dan ibu rumah tangga di seluruh Indonesia. Setelah sempat mengalami fluktuasi yang tidak menentu, harga sejumlah komoditas pangan pokok terpantau mengalami tren penurunan yang cukup signifikan pada perdagangan Jumat (30/10/2026). Penurunan ini mencakup berbagai jenis kebutuhan dapur, mulai dari bumbu dapur hingga sumber protein utama.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia (BI), penurunan harga paling drastis terlihat pada komoditas cabai rawit hijau. Komoditas yang menjadi primadona di dapur ini mengalami koreksi harga yang cukup tajam, yakni sebesar 20,65 persen. Saat ini, harga cabai rawit hijau berada di angka Rp63.000 per kilogram. Penurunan ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat yang sering mengeluhkan mahalnya harga cabai di pasar tradisional.

Harga Pangan Anjlok Kabar Baik Bagi Ibu Rumah Tangga
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tidak hanya cabai, sektor protein hewani juga menunjukkan tren yang sama. Harga telur ayam ras mengalami penurunan sebesar 13,87 persen. Kini, masyarakat dapat membelinya dengan harga Rp25.450 per kilogram. Penurunan harga telur ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat terhadap asupan gizi harian.

Sektor bumbu dapur lainnya seperti bawang-bawangan juga tidak luput dari tren penurunan ini. Bawang merah tercatat mengalami penurunan harga sebesar 6,47 persen, sehingga kini dibanderol dengan harga Rp34.700 per kilogram. Sementara itu, bawang putih juga mengalami koreksi harga sebesar 8,71 persen dengan harga jual di tingkat pasar mencapai Rp35.100 per kilogram.

Kabar baik juga merembet ke komoditas beras yang merupakan makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Berbagai tingkatan kualitas beras mengalami penurunan harga. Untuk beras kualitas bawah I, harganya turun tipis 1,34 persen menjadi Rp14.700 per kg. Beras kualitas bawah II juga mengalami penurunan sebesar 2,37 persen menjadi Rp14.400 per kg.

Bagi konsumen yang mencari beras kualitas medium, penurunan harga juga terasa cukup nyata. Beras kualitas medium I mengalami penurunan sebesar 4,8 persen menjadi Rp15.850 per kg, sedangkan beras kualitas medium II turun sebesar 4,56 persen menjadi Rp15.700 per kg.

Secara keseluruhan, data dari PIHPS Bank Indonesia menunjukkan bahwa penurunan harga ini terjadi secara merata pada berbagai komoditas strategis, termasuk daging ayam, daging sapi, hingga minyak goreng. Fenomena penurunan harga ini diharapkan dapat menstabilkan inflasi pangan dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengelola pengeluaran rumah tangga dengan lebih baik. Pantauan di lapangan diharapkan tetap konsisten agar tren penurunan ini tidak kembali berbalik menjadi lonjakan harga yang mencekik kantong warga.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer