Chapnews.id – Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput terus diperkuat melalui kolaborasi strategis antara sektor perbankan dan pemerintah. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI Peduli secara resmi meresmikan revitalisasi Posyandu Lili yang berlokasi di Dusun Purworejo, Kelurahan Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (21/10).
Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian program Desa BRILiaN yang berfokus pada pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) serta pengadaan Kebun Pangan Perempuan. Program ini dirancang untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga di wilayah tersebut.

Acara peresmian ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional, di antaranya Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Veronica Tan, Corporate Secretary BRI Dhanny, Bupati Sleman Harda Kiswaya, serta Wakapolda DIY Brigjen Pol. Eddy Djunaedi. Kehadiran para pejabat ini menegaskan betapa krusialnya sinergi antara pemerintah dan korporasi dalam menangani isu kesehatan dan gizi masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program ini. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas Posyandu Lili secara konsisten agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
"Saya sangat menyambut baik inisiatif Desa BRILiaN 1.000 Hari Pertama Kehidupan di Hargobinangun ini. Harapan saya, Posyandu Lili ini bisa semakin aktif melayani masyarakat dan menjadi tempat rutin bagi para ibu untuk memantau tumbuh kembang anak-anak mereka," ujar Siti Hediati.
Lebih lanjut, politisi senior ini juga memberikan apresiasi tinggi kepada para kader posyandu yang menjadi ujung tombak di lapangan. Menurutnya, peran kader sangat strategis dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, memantau perkembangan balita, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya asupan gizi bagi keluarga.
"Ibu-ibu kader memiliki peran kunci dalam keberhasilan menjaga kesehatan masyarakat. Dedikasi mereka dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi keluarga adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa," tambahnya.
Selain fokus pada kesehatan melalui Posyandu Lili, program ini juga memperkenalkan konsep Kebun Pangan Perempuan. Inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan di desa melalui pemanfaatan lahan untuk sumber pangan mandiri, yang diharapkan dapat mendukung kecukupan gizi keluarga secara berkelanjutan.
Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan angka stunting dapat ditekan dan kesadaran akan pentingnya kesehatan pada masa emas pertumbuhan anak dapat meningkat secara signifikan di wilayah Sleman dan sekitarnya.

