Ads - After Header

Harga Pangan Melonjak Tajam Rakyat Menjerit

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Kabar kurang sedap datang dari pasar pangan nasional. Memasuki pertengahan bulan November, masyarakat harus bersiap merogoh kocek lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari. Berdasarkan pantauan terbaru, mayoritas komoditas bahan pokok mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan di berbagai wilayah.

Kenaikan harga yang merata ini mencakup berbagai jenis kebutuhan, mulai dari bumbu dapur, sumber karbohidrat, hingga protein hewani. Fenomena ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi daya beli masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Harga Pangan Melonjak Tajam Rakyat Menjerit
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan paling drastis adalah kelompok cabai. Berdasarkan data yang dihimpun dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, harga cabai rawit merah kini telah menembus angka Rp115.350 per kilogram. Angka ini menunjukkan kenaikan yang sangat tajam sebesar 17,64 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Tak hanya cabai rawit merah, keluarga pecinta pedas juga harus waspada terhadap harga cabai merah keriting yang melonjak hingga 25,73 persen ke level Rp105.300 per kg. Sementara itu, cabai rawit hijau juga tidak luput dari tren kenaikan dengan menyentuh harga Rp87.650 per kg, atau naik sekitar 10,39 persen.

Kondisi serupa juga terjadi pada sektor bumbu dapur lainnya. Harga bawang merah terpantau melambung tinggi sebesar 23,11 persen, sehingga kini dibanderol seharga Rp45.550 per kg. Komoditas bawang putih pun turut merangkak naik sebesar 7,52 persen menjadi Rp41.450 per kg.

Sektor pangan pokok, yakni beras, juga menunjukkan tren kenaikan yang merata di semua kelas kualitas. Beras kualitas bawah I mengalami kenaikan 6,69 persen menjadi Rp15.950 per kg, sedangkan kualitas bawah II naik 7,43 persen ke angka Rp15.900 per kg. Untuk kategori medium, beras kualitas medium I kini berada di harga Rp17.300 per kg (naik 3,59%), sementara kualitas medium II berada di angka Rp17.150 per kg (naik 3,94%). Bahkan untuk beras kualitas super II, kenaikan tipis sebesar 1,71 persen membuat harganya menjadi Rp17.800 per kg.

Kenaikan harga yang paling dirasakan oleh masyarakat luas juga terjadi pada sektor protein. Harga daging ayam ras melonjak 10,32 persen menjadi Rp43.300 per kg. Sementara itu, harga daging sapi mengalami kenaikan yang cukup mengkhawatirkan. Daging sapi kualitas I kini dibanderol Rp166.800 per kg, naik sebesar 8,77 persen. Untuk daging sapi kualitas II, harganya berada di angka Rp155.950 per kg dengan kenaikan sebesar 8,15 persen.

Lonjakan harga yang terjadi secara serentak pada berbagai komoditas ini memicu kekhawatiran akan terjadinya inflasi pangan yang lebih tinggi. Masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam mengatur pengeluaran rumah tangga guna menghadapi fluktuasi harga bahan pokok yang kian tidak menentu.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer