Chapnews.id – Pasar modal Indonesia menunjukkan performa yang sangat impresif pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (5/11/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan lonjakan signifikan sejak bel perdagangan pertama kali berbunyi, memberikan sentimen positif bagi para investor di tanah air.
Sejak sesi pembukaan, IHSG langsung melesat naik sebesar 78,57 poin atau setara dengan penguatan 1,60 persen. Indeks sempat bertengger di level 4.998,34 sebelum akhirnya menunjukkan momentum yang lebih agresif. Dalam waktu singkat, hanya dalam hitungan menit berjalan, indeks berhasil menembus level psikologis penting dengan melonjak 2,43 persen ke angka 5.039.

Lonjakan ini didorong oleh dominasi pergerakan saham-saham di zona hijau. Berdasarkan data transaksi awal, tercatat sebanyak 402 saham mengalami kenaikan harga, sementara 115 saham terpantau melemah, dan sisanya sebanyak 446 saham bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga. Aktivitas perdagangan di awal sesi ini juga tergolong sangat ramai dengan nilai transaksi yang menyentuh angka Rp570 miliar dan volume perdagangan mencapai 1,6 miliar lembar saham.
Kenaikan ini tidak hanya terjadi pada indeks utama, tetapi juga merambah ke berbagai indeks sektoral dan indeks saham lainnya. Indeks LQ45, yang merupakan kumpulan saham-saham dengan likuiditas tinggi, naik sebesar 2,67 persen ke level 514. Tren positif serupa juga terlihat pada Indeks Jakarta Islamic Index (JII) yang melesat 3,44 persen ke posisi 291. Selain itu, indeks MNC36 dan IDX30 masing-masing mencatatkan kenaikan sebesar 2,82 persen dan 2,56 persen.
Jika menilik lebih dalam ke sektor-sektor industri, mayoritas sektor berada dalam kondisi yang sangat bergairah. Sektor energi, konsumer non-siklikal, properti, hingga teknologi menjadi motor penggerak utama dalam penguatan hari ini. Tidak ketinggalan, sektor keuangan, bahan baku, transportasi, infrastruktur, kesehatan, konsumer siklikal, serta industri juga turut menyumbang warna hijau di papan perdagangan.
Dalam daftar saham yang paling banyak mengalami kenaikan atau top gainers, PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), PT Palayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY), dan PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) muncul sebagai pemimpin pasar. Di sisi lain, meskipun pasar secara keseluruhan sedang bergairah, terdapat beberapa saham yang justru mengalami koreksi. Beberapa saham yang masuk dalam daftar top losers antara lain PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), Reksa Dana Indeks Simas ETF IDX30, dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA).
Para pelaku pasar kini tengah memantau apakah momentum penguatan ini dapat dipertahankan hingga penutupan pasar sore nanti, mengingat indeks telah berhasil melewati ambang batas 5.000 yang menjadi titik krusial bagi psikologi pasar.

