Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia secara tegas menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG). Seruan ini bukan tanpa alasan, mengingat tingginya ketergantungan Indonesia pada pasokan impor di tengah gejolak global yang terus membayangi. Pernyataan ini disampaikan Bahlil pada Senin, 30 Maret 2026, pukul 07:04 WIB.
Melalui akun Instagram pribadinya @bahlillahadalia, Bahlil menjelaskan bahwa sekitar 70 persen dari total kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi melalui impor. Angka ini menyoroti kerentanan pasokan energi domestik terhadap dinamika pasar global, terutama yang dipicu oleh konflik geopolitik seperti perang di kawasan Iran. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya "effort bersama-sama" dari masyarakat untuk "bijaksana dalam memakai LPG."

Meski demikian, Bahlil memastikan bahwa hingga saat ini, kondisi pasokan LPG nasional masih tergolong aman. Pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan kelancaran rantai pasok, dengan kapal-kapal pengangkut LPG dari berbagai negara pemasok tetap beroperasi sesuai jadwal. "Kita tahu bahwa LPG kita 70 persen kita impor. Tapi sampai dengan hari ini kondisinya clear. Kapal-kapal yang juga kita beli dari beberapa negara masih on the track. Jadi insya Allah aman," ujarnya, memberikan ketenangan di tengah kekhawatiran publik.
Namun, kewaspadaan tetap menjadi kunci. Bahlil mengingatkan bahwa situasi global yang fluktuatif menuntut semua pihak untuk tetap berikhtiar dan mengantisipasi potensi dampak terhadap stabilitas pasokan energi nasional. Salah satu langkah konkret yang disarankan adalah mematikan kompor segera setelah masakan matang, sebuah kebiasaan sederhana namun berdampak besar dalam menghemat penggunaan LPG. Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan, "Tapi kan bagaimanapun kondisi global ini membuat kita semua harus ikhtiar," menggarisbawahi pentingnya adaptasi dan efisiensi dalam konsumsi energi.
Berita ini ditulis oleh Tangguh Yudha, Jurnalis chapnews.id. Ikuti WhatsApp Channel chapnews.id untuk update berita terbaru setiap hari.


