Chapnews – Nasional – Banjir bandang menerjang Desa Maleali, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (7/6) malam mengakibatkan bencana yang berdampak pada 73 kepala keluarga (KK) atau sekitar 284 jiwa. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala BPBD Sulteng, Akris Fattah Yunus, kepada chapnews.id pada Minggu (8/6).
Akris menjelaskan, banjir mulai menggenangi Desa Maleali sekitar pukul 21.15 WITA. Mendapat laporan tersebut, tim BPBD setempat langsung diterjunkan untuk melakukan pemantauan dan evakuasi warga. "Hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utama bencana ini," tegasnya.

Tidak hanya merendam rumah warga, banjir juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur. Satu jembatan dilaporkan putus akibat derasnya arus air. Meskipun demikian, Akris menyebutkan bahwa kondisi air sudah mulai surut dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
"Sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing, meskipun ada satu KK yang telah mengungsi," ungkap Akris. Ia menambahkan bahwa kelompok yang paling terdampak adalah lansia dan balita. Saat ini, BPBD Sulteng terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Parigi Moutong untuk melakukan penanganan pascabanjir dan memastikan keselamatan warga. Proses pembersihan rumah oleh warga juga tengah berlangsung.



