Chapnews – Ekonomi – Semangat juang R.A. Kartini ternyata tak lekang dimakan waktu, bahkan terus menyala dalam diri para srikandi masa kini. Salah satunya adalah Mispa Lewi Yt, seorang Mantri BRI yang berdedikasi tinggi di Unit Ranteangin, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Ia tak hanya menjalankan tugas, melainkan menembus medan pegunungan yang menantang demi menggerakkan roda ekonomi kerakyatan di wilayah terpencil.
Mispa, demikian ia akrab disapa, menemukan panggilan jiwanya di tengah keterbatasan akses. Di wilayah yang sulit dijangkau, ia menjelma menjadi agen perubahan, memberdayakan masyarakat melalui layanan perbankan mikro yang esensial. Kisah inspiratifnya menjadi bukti nyata bahwa semangat untuk berkarya dan memberikan dampak positif tidak mengenal batas geografis.

Perjalanan Mispa menuju posisi Mantri BRI bukanlah tanpa liku. Ia pernah merasakan pahitnya dirumahkan dari pekerjaan sebelumnya saat pandemi Covid-19 melanda. Namun, situasi sulit itu justru membuka pintu kesempatan baru yang tak terduga.
Dengan tekad bulat, Mispa memberanikan diri melamar ke BRI, bahkan saat usianya telah mencapai batas maksimal pendaftaran, yakni 25 tahun. "Puji Tuhan, saya berhasil lolos dan bergabung sebagai customer service," ungkap Mispa, seperti dikutip dari chapnews.id.
Dari posisi customer service, Mispa kemudian menapaki karier hingga menjadi Mantri BRI. Di sinilah ia benar-benar mengimplementasikan semangat Kartini: berani melangkah, berkarya, dan memberikan dampak nyata bagi sesama, terutama di wilayah yang membutuhkan sentuhan ekonomi. Dedikasinya untuk menembus pegunungan, bertemu langsung dengan nasabah di pelosok, dan memahami kebutuhan mereka, adalah cerminan komitmen BRI dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Kisah Mispa menjadi inspirasi bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk menciptakan perubahan positif dan memajukan perekonomian lokal. Dengan semangat pantang menyerah, ia membuktikan bahwa perempuan memiliki peran krusial dalam pembangunan ekonomi, bahkan di garis depan wilayah terpencil sekalipun.


