Chapnews – Ekonomi – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengukuhkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan baja nasional melalui penandatanganan perjanjian pasokan jangka panjang (Long Term Supply Agreement/LTSA) dengan PT Kerismas Witikco Makmur beserta entitas grup usahanya. Kesepakatan strategis ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan bahan baku baja jenis Cold Rolled Coil (CRC) dan Hot Rolled Pickled Oil (HRPO) dengan total volume mencapai 36.000 ton untuk periode hingga satu tahun mendatang.
Keberhasilan penandatanganan LTSA ini tak lepas dari peran krusial dukungan modal kerja yang diberikan oleh Danantara. Dukungan finansial ini secara spesifik dialokasikan untuk menjamin ketersediaan material bahan baku secara berkelanjutan, sebuah fondasi vital bagi Krakatau Steel dalam memproduksi produk baja bernilai tambah tinggi (high value-added products).

Hernowo, Direktur Komersial, Pengembangan Usaha dan Portofolio Krakatau Steel, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/3/2026), menegaskan pentingnya dukungan tersebut. "Dukungan modal kerja dari Danantara merupakan penggerak utama dalam memastikan rantai pasok bahan baku kami tetap terjaga dan stabil. Dengan ketersediaan material hulu yang terjamin, Krakatau Steel dapat memberikan kepastian pasokan bagi mitra loyal kami," ujarnya.
Hernowo melanjutkan, stabilitas pasokan ini diyakini akan memberikan dampak positif langsung pada performa mitra di pasar. Dengan optimisme, ia menyatakan, "Melalui dukungan produk CRC dan HRPO yang berkualitas tinggi, kami optimistis Kerismas Group dapat terus meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing produknya, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun merambah pasar internasional." Kemitraan ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi KRAS di industri baja, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekosistem industri hilir di Indonesia.


