Ads - After Header

Drama Tarif Trump Berakhir, Dagang RI-AS Tetap Cuan!

Ahmad Dewatara

Drama Tarif Trump Berakhir, Dagang RI-AS Tetap Cuan!

Chapnews – Ekonomi – Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat baru-baru ini mengguncang dunia perdagangan dengan membatalkan regulasi tarif resiprokal global yang digagas oleh mantan Presiden Donald Trump. Namun, di tengah gejolak putusan tersebut, Indonesia memastikan bahwa kesepakatan dagang bilateral dengan Negeri Paman Sam tetap berjalan sesuai rencana. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa perjanjian yang telah ditandatangani kedua negara ini tidak terpengaruh oleh keputusan MA AS.

Airlangga menjelaskan bahwa bagi Indonesia, sebagai pihak yang telah meratifikasi perjanjian, proses hukum kesepakatan dagang ini masih terus berlanjut. Saat ini, kedua belah pihak sedang menanti rampungnya penggodokan proses hukum internal sebelum perjanjian tersebut resmi berlaku, yakni 60 hari setelah penandatanganan. Pemerintah Indonesia, melalui Kemenko Perekonomian, juga berencana untuk melakukan konsultasi intensif dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) guna membahas implikasi dan langkah selanjutnya.

Drama Tarif Trump Berakhir, Dagang RI-AS Tetap Cuan!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Ini adalah perjanjian antar dua negara, jadi prosesnya tetap berjalan," ujar Airlangga dalam keterangan pers yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (22/2/2026), yang juga dikutip oleh chapnews.id. Ia menambahkan bahwa pemerintah RI telah berkoordinasi dengan Departemen Keuangan AS pasca putusan MA terkait kebijakan tarif Trump.

Yang menjadi kabar baik bagi Indonesia adalah adanya kesepakatan penyesuaian tarif dagang yang menguntungkan. Amerika Serikat telah berkomitmen memberikan tarif 0 persen untuk sejumlah komoditas unggulan Indonesia. Sektor-sektor yang diuntungkan meliputi pertanian, barang elektronik, tekstil, hingga minyak kelapa sawit (CPO). "Kesepakatan tarif 0 persen ini tidak dibatalkan. Kami masih menunggu hingga 60 hari ke depan," tegas Airlangga.

Pemerintah RI juga menunjukkan keseriusan dalam menyikapi situasi ini. Airlangga mengungkapkan bahwa ia telah melaporkan langsung perkembangan ini kepada Presiden Prabowo Subianto. Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan agar seluruh potensi risiko dan implikasi dari putusan MA AS ini ditelaah secara mendalam.

"Kami sudah lapor ke Pak Presiden, dan beliau meminta kami mempelajari seluruh risiko yang mungkin timbul. Indonesia siap dengan berbagai skenario, karena skenario keputusan MA Amerika ini sudah dibahas dengan USDR sebelum kita menandatangani perjanjian," pungkas Airlangga, menunjukkan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika perdagangan global.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer