Ads - After Header

Gubernur DKI: Stok Pangan Aman, Warga Jangan Panik Beli!

Ahmad Dewatara

Gubernur DKI: Stok Pangan Aman, Warga Jangan Panik Beli!

Chapnews – Nasional – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara tegas memastikan ketersediaan pasokan pangan di ibu kota dalam kondisi sangat mencukupi. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian panik atau ‘panic buying’, mengingat jaminan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas stok bahan pokok.

"Kami hanya mengimbau karena ketersediaan pangan di Jakarta sangat mencukupi, tidak usah ada panic buying dan sebagainya," ujar Pramono Anung usai memimpin rapat koordinasi di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (10/2). "Pemerintah DKI Jakarta menjamin bahwa ketersediaan bahan pangan maupun daging dan sebagainya, Jakarta adalah mencukupi."

Gubernur DKI: Stok Pangan Aman, Warga Jangan Panik Beli!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Rapat tersebut menghasilkan sejumlah strategi antisipasi yang akan diterapkan Pemprov DKI. Langkah-langkah tersebut meliputi monitoring rutin terhadap ketersediaan dan fluktuasi harga pangan, dengan fokus utama pada komoditas vital seperti beras, daging, dan LPG 3 kilogram. Selain itu, sistem peringatan dini (early warning system) akan terus dioptimalkan untuk mendeteksi potensi kenaikan harga di pasaran.

Pramono Anung juga menekankan prioritas pada pengawasan ketat terhadap keamanan pangan. Berdasarkan laporan dari Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati, cadangan pangan di Jakarta dipastikan aman, tidak hanya untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri, tetapi juga untuk perayaan hari-hari besar lainnya seperti Imlek atau Nyepi.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga yang mungkin terjadi, Pemprov DKI juga menyetujui penyelenggaraan pasar murah. "Dalam kesempatan ini kami juga menyetujui bahwa kegiatan yang berkaitan dengan pasar murah, untuk melakukan intervensi kalau memang kemudian ada gejolak di pasar, kami setujui untuk bisa dilakukan di Jakarta," jelasnya.

Meskipun sebagian besar komoditas pangan di Jakarta relatif terkontrol dengan baik berkat intervensi dan subsidi, Pramono Anung menyoroti dua komoditas yang kerap menjadi pemicu inflasi dan perlu diwaspadai: minyak goreng dan cabai. "Jadi dua komoditas itu yang selalu mengalami kenaikan," katanya. Untuk mengatasi volatilitas harga cabai, Pemprov DKI berencana menggalakkan program urban farming, khususnya untuk penanaman cabai, meskipun area perkotaan memiliki keterbatasan lahan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer